Pendidikan

SMA di Kota Madiun Tetapkan Harga Seragam Sekolah, Wakil Kepala Sekolah: Sifatnya Tidak Wajib

SMA di Kota Madiun Tetapkan Harga Seragam Sekolah, Wakil Kepala Sekolah: Sifatnya Tidak Wajib Proses PPDB di Kota Madiun saat disidak wali kota Maidi. (FOTO: Humas Pemkot Madiun for TIMES Indonesia)
Rabu, 26 Juni 2019 - 08:15

TIMESINDONESIA, MADIUN – Sekokah-sekolah di Kota Madiun, Jawa Timur sudah merilis penawaran harga seragam sekolah untuk siswa barunya.

Harganya beda antar sekolah, juga beda untuk siswa putra, putri dan putri berjilbab. Rata-rata penawaran pembelian seragam baru atas nama dari koperasi sekolah.

Di SMAN 1 Kota Madiun misalnya, untuk putra sebesar Rp 1.355.000, untuk putri Rp 1.580.000 dan untuk putri berjilbab Rp 1.610.000. Sedangkan di SMAN 2 Kota Madiun untuk putra Rp 1.270.000 untuk putri Rp 1.515.000 dan untuk putri berjilbab Rp 1.755.000. Dan di SMAN 5 Kota Madiun untuk putra Rp 1.090.000 untuk putri Rp 1.410.000 dan untuk putri berjilbab Rp 1.530.000.

Wakil Kepala SMAN 5 Kota Madiun, Bayu Bramasta Giri menuturkan, seragam yang disediakan oleh pihak sekolah tersebut sifatnya tidak wajib, hanya berupa penawaran. Artinya wali murid tidak harus membeli di sekolah. "Itu sifatnya tidak wajib, hanya berupa penawaran," tegasnya.

Terkait dana bantuan dari pemerintah provinsi, Bayu Bramasta menuturkan dana tersebut sebenarnya ada, namun ada kemungkinan datang terlambat. Dan diperkirkan baru bulan Oktober. Itu pun, lanjutnya, tetap akan disalurkan ke siswa.

Bagaimana dengan reaksi wali murid? Terkait harga seragam sekolah, Dwi Sulistyo Wati, wali murid baru dari SMAN 1 Kota Madiun misalnya mengaku tak mempersoalkan. "Menurut saya tidak terlalu mahal, karena dari awal kami telah menyiapkan anggaran pendidikan untuk anak, jadi bukan menjadi masalah," jelasnya. (*)

Jurnalis : Moch. R. M. Al-Zein (CR-130)
Editor : Bambang H Irwanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Madiun

Komentar

Loading...
Registration