Gaya Hidup

Benarkah Jam Kerja Terlalu Panjang Tingkatkan Risiko Stroke?

Benarkah Jam Kerja Terlalu Panjang Tingkatkan Risiko Stroke? Ilustrasi. (Hello Sehat)
Senin, 24 Juni 2019 - 06:03

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Jam kerja yang panjang atau sering kerja lembur ternyata memiliki dampak buruk untuk kesehatan. Riset terbaru menunjukkan jam kerja yang panjang dapat meningkatkan risiko stroke sampai 45 persen, terutama untuk orang-orang di bawah usia 50 tahun.

Seperti dilansir dari laman Fox32, peneliti dari American Heart Association menemukan orang-orang yang memiliki jam kerja di atas 10 jam per hari selama 10 tahun atau lebih bisa memiliki risiko stroke yang jauh lebih tinggi.

"Hubungan antara 10 tahun bekerja dengan jam kerja yang panjang dan stroke tampaknya lebih kuat untuk orang di bawah usia 50 tahun," kata penulis studi Alexis Descatha, yang juga seorang peneliti di Rumah Sakit Paris.

Alasan seseorang menambahkan jam kerjanya untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Bagi mereka jam kerja yang panjang bisa membantu mendapatkan penghasilan lebih baik.

Namun, meningkatnya risiko stroke bukan satu-satunya efek samping negatif dari terlalu banyak bekerja. Jam kerja yang panjang juga dikaitkan dengan kenaikan berat badan yang tidak sehat, peningkatan penggunaan alkohol dan merokok, kinerja yang lebih buruk, serta gangguan kesehatan lainnya. (*)

Jurnalis :
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

Komentar

Registration