Peristiwa - Nasional

Kemensos Bersama TNI Percepat Pembangunan Melalui TMMD

Kemensos Bersama TNI Percepat Pembangunan Melalui TMMD Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita bersama KSAD Jenderal Andika Perkasa pada acara Rakornis TMMD ke-105. (FOTO: Ivan Iskandaria/TIMES Indonesia)
Kamis, 20 Juni 2019 - 15:53

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) RI Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program terpadu antara TNI dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah serta komponen masyarakat untuk mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan.

Mensos mengatakan ada tiga poin terkait TMMD yaitu pemerataan pembangunan yang dilakukan pemerintah dengan bantuan TNI yang mampu menjangkau daerah 3T sehingga kesenjangan antar wilayah berkurang, Pelaksanaan kegiatan di Kementerian Sosial hendaknya disinergikan dengan pelaksanaan TMMD, seperti kegiatan rehabilitasi sosial rumah tak layak huni, pemberdayaan komunitas adat terpencil, dan perlindungan sosial korban bencana alam dan penekanan nilai-nilai kepahlawanan, keperintisan, dan kesetiakawanan sosial dalam pelaksanaan TMMD.

"Kementerian Sosial memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam menurunkan jumlah penduduk miskin dan rentan melalui berbagai program kesejahteraan sosial," kata Menteri Sosial (Mensos) RI, Agus Gumiwang Kartasasmita bersama KSAD Jenderal Andika Perkasa pada saat acara Rakornis TMMD ke-105 di Mabes TNI AD di Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Lebih lanjut Mensos mengatakan pesatnya perkembangan arus informasi mengharuskan generasi muda Indonesia untuk membekali diri dengan jiwa dan semangat kepahlawanan serta keperintisan dan kesetiakawanan sosial agar dapat menjadi pionir penjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Hal ini sangat relevan untuk membentengi diri dari hal-hal yang negatif dari luar.

"Sesuai dengan komitmen global yaitu Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TBP), pemerintah berkomitmen untuk menurunkan kemiskinan hingga 0% atau zero poverty," tuturnya.

Menteri Sosial mengungkapkan pemerintah berhasil menurunkan angka kemiskinan yaitu 9,66% pada September 2018. Angka tersebut turun dibandingkan angka kemiskinan pada September 2017 yang mencapai 10,12%. Sementara itu, target penurunan kemiskinan tahun 2019 berkisar 8,5 – 9%.

Sementara itu, KSAD Jenderal Andika Perkasa berharap pada Rakornis TMMD ke-105 ini yang melibatkan Kementerian/Lembaga di Pusat juga dihadiri oleh pejabat daerah bisa ditemukan evaluasi dan kekurangan dari TMMD sebelumnya.

"Kita harapkan di TMMD ke-105 yang akan dimulai pada 10 Juli 2019 nanti bisa menggerakkan atau memberikan stimulasi peredaran uang yang lebih banyak ditingkat desa maupun kecamatan," ungkap KSAD.

Dalam pelaksanaannya TMMD melibatkan 7500 personel dari 50 kabupaten. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan seperti pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembanguanan jalan, jembatan serta kegiatan non fisik kepada masyarakat. (*)

Jurnalis : Ivan Iskandaria (MG-69)
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration