Peristiwa - Nasional

Komisi X DPR RI Minta Kemenpora RI Lirik Atlet Berpotensi di Daerah Terpencil

Komisi X DPR RI Minta Kemenpora RI Lirik Atlet Berpotensi di Daerah Terpencil Wakil ketua Komisi X, Hetifah Sjaifudian bersama Menpora, Imam Nachrowi komitmen membangun potensi pemuda dan atlet di daerah, Rabu, 19/6/2019. ( Foto : Istimewa)
Rabu, 19 Juni 2019 - 22:39

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian meminta kepada Kemenpora RI (Kementerian Pemuda dan Olahraga RI) agar lebih giat melakukan perekrutan atlet-atlet dari daerah-daerah seluruh Indonesia.

Ini disampaikannya saat Komisi X DPR RI menggelar rapat dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI membahas anggaran tahun 2020, Rabu (19/6/2019) di Gedung DPR RI, Senayan.

"Kami mewakili dari daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) menyadari banyak sekali bibit-bibit atlet berbakat dari daerah kami. Tapi kami menyadari, kemarin juga menerima kunjungan dan mendengar dari Kabupaten Tanimbar di sana banyak prestasi tapi tidak ada satu pun Gedung Olahraga (GOR)," ujar Hetifah.

Politisi Golkar Dapil Kaltim ini pun mendukung agar ke depan untuk daerah terpencil yang memiliki banyak bibit atlet untuk mendapat prioritas lebih dari pemerintah.

Meski begitu, Hetifah juga mengapresiasi program yang telah dijalankan Kemenpora RI seperti pembagian bola dan lainnya kepada klub-klub olahraga. Ia berharap bantuan tersebut dapat ditingkatkan di 2020 mendatang.

Di tempat sama, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahrowi menyampaikan pagu indikatif anggaran di kementeriannya tahun 2020 sebesar 1,4 triliun. Anggaran itu dinilai masih kurang dan Kemenpora RI telah mengusulkan penambahan anggaran.

"Setelah dilakukan analisa dan penelitian, ada kebutuhan anggaran pagu prioritas tahun 2020 sebesar Rp 555.400.000.000," ungkap Imam.

Dalam rapat bersama Komisi X DPR RI tersebut, Imam Nahrowi juga memaparkan beberapa program di Kemenpora RI 2020 nanti. Proyek prioritas seperti, penguatan promosi Germas melalui kampanye olahraga tradisional, kampanye olahraga olimpic di sekolah/perguruan tinggi, dan kampanye olahraga massa. "Proyek prioritas, pelatihan kewirausahaan. Melalui pemuda kader yang difasilitasi dalam pengembangan kewirausahaan," ujarnya.(*)

Jurnalis : Kusnadi
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration