Selasa, 24 September 2019
Pendidikan

Wujudkan RKP 2020, Kemenristekdikti Genjot Kualitas Lulusan Mahasiswa

Wujudkan RKP 2020, Kemenristekdikti Genjot Kualitas Lulusan Mahasiswa Menristekdikti Mohamad Nasir (Kemeja putih). (Foto: Humas Kemenristekdikti for TIMES Indonesia)
Rabu, 19 Juni 2019 - 10:06

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekditi) Mohamad Nasir mengatakan fokus Rencana Kerja Pemerintah (RKP) pada tahun 2020 adalah menyiapkan sumber daya manusia yang bekualitas. SDM yang berkualitas diharapkan berkontribusi dalam pembangunan nasional.

Ada pun cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan cara meningkatkan mutu lulusan mahasiswa Perguruan Tinggi, serta menumbuh kembangkan hasil inovasi.

Selain itu Menteri Nasir juga menyampaikan realisasi daya serap APBN Kementerian Ristekdikti Tahun 2018 mencapai 91,36%. Sementara daya serap Kwartal I APBN tahun 2019 per 12 Juni 2019 adalah sebesar 33,76%.

"Program lainnya juga turut ikut andil untuk menunjang lulusan Mahasiswa yang berkualitas seperti Revitalisasi Pendidikan Vokasi dimana kini sejumlaj Politeknik telah berkolaborasi dengan sektor industri, program pembinaan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS), dan Beasiswa S3 Dosen," kata Menristekdikti Mohamad Nasir di Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Kemudian Sertifikasi Guru dan Distance Learning untuk menjangkau anak didik di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) sekaligus guna mengantisipasi kemajuan teknologi 5G sehingga perlu adanya reformasi teknologi di bidang pendidikan tinggi.

Lebih lanjut Menreri Nasir juga menyampaikan bahwa inovasi dan penelitian juga harus digenjot, karena mengingat ketersediaan sumber daya alam kita sudah semakin menipis.

Menanggapi hal tersebut, menurut Menteri Nasir, dengan beberapa cara yakni program Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) Penelitian, Program  Teaching Industry, dan Program Calon Pengusaha Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) di Perguruan Tinggi.

“Saya berharap di Perguruan Tinggi dapat menghasilkan lebih banyak lagi invensi dan inovasi yang bermanfaat langsung pada masyarakat," ungkap Menristekditi Mohamad Nasir. (*)

Jurnalis : Ivan Iskandaria (MG-69)
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Registration