Pendidikan

Guru Besar UIN Maliki: Revolusi Industri 4.0 Mengubah Kompetensi Seorang Sarjana

Guru Besar UIN Maliki: Revolusi Industri 4.0 Mengubah Kompetensi Seorang Sarjana Prof. Dr. Hj. Mufidah Ch., M.Ag dosen UIN Maliki Malang dalam Yudisium FASIH IAIN Tulungagung. (Foto: Irham Wildana/TIMES Indonesia)
Selasa, 18 Juni 2019 - 22:30

TIMESINDONESIA, TULUNGAGUNGGuru Besar Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang Prof Dr. Hj Mufidah Ch MAg mengatakan industri 4.0 adalah penamaan teknologi cerdas yang dapat terhubung dengan berbagai bidang kehidupan manusia.

Era revolusi industri 4.0 ini, menyebabkan kompetensi seorang sarjana juga harus ikut berubah.

"Pertama, seorang sarjana harus mampu menyelesaikan masalah yang semakin kompleks, berfikir kritis, kreatif, dan mampu menjadi manajer profesional," katanya saat memberikan orasi ilmiahnya di acara yudisium Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Tulungagung, Selasa(18/06/2019).

Prof.-Dr.-Hj.-Mufidah-Ch.-M.Ag-b.jpg

Pada acara yudisium bertema "Peluang dan Tantangan Sarjana Hukum di Era Revolusi Industri 4.0" itu, Prof Mufidah juga menekanakan bahwa seorang sarjana di era industri 4.0 harus memiliki emotional intelligence yang baik.

"Mampu menilai dan memutuskan dengan tepat, terampil bernegosiasi atau banyak diskusi dan komunikasi dengan teman di bidang lain," ujar guru besar bidang ilmu sosiologi hukum Islam tersebut.

Prof.-Dr.-Hj.-Mufidah-Ch.-M.Ag-c.jpg

Guru Besar UIN Maliki ini juga menegaskan bahwa ke depan sarjana hukum merupakan role model dalam membangun kesadaran dalam mematuhi hukum di era rvolusi industri 4.0. "Semakin keras berpikir eksklusif maka semakin hancur, maka kita harus berpikir inklusif," katanya kepada peserta yudisium.(*)

Jurnalis : M Irham Wildana (MG-93)
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Tulungagung

Komentar

Loading...
Registration