Peristiwa - Daerah

Inovasi Kopi Bataco Karya Mahasiswa Universitas Brawijaya Diganjar Emas di Malaysia

Inovasi Kopi Bataco Karya Mahasiswa Universitas Brawijaya Diganjar Emas di Malaysia Kopi BATACO inovasi produk kopi Perpaduan Kopi Arabika dengan ekstraksi buah tropis Indonesia (Manggis, Nanas, Pisang, dan Sirsak karya Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Selasa, 18/6/2019. (FOTO: Tria Adha/TIMES Indonesia)
Selasa, 18 Juni 2019 - 13:16

TIMESINDONESIA, MALANG – Tim mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Brawijaya (UB) Malang berhasil menorehkan prestasi di ajang internasional lewat inovasi di bidang kopi Bataco. Tim yang bernama Tim BATACO ini berhasil membawa pulang medali emas di International Invention and Innovative Competition (InIIC) 2019 Malaysia.

Tim BATACO Indonesia menawarkan inovasi produk kopi dengan ekstraksi buah tropis Indonesia yakni Manggis, Nanas, Pisang, dan Sirsak. Ekstrak buah ini dipadukan dengan Kopi Arabica, untuk menambah manfaat penggemar kopi dalam pemenuhan gizi mikro dalam tubuh.

Kopi-Bataco-1.jpg

"Produk ini juga dapat mencegah blood hardening atau pengerasan pembuluh darah yang mengakibatkan stroke, mencegah serangan jantung akibat efek kafein," kata Yusril Fatahilmi, Selasa (18/6/2019).

Yusril menjelaskan kafein memliki efek untuk meningkatkan kontraksi yang kuat pada jantung. Adanya perpaduan ekstrak buah ini dapat mencegah pengerasan pembuluh darah, sehingga jantung tidak berkontraksi dengan kuat.

"Kopi BATACO ini juga mampu meningkatkan kinerja otak dalam meningkatkan daya ingat," kata Yusril.

Temuan ini Tim Bataco Indonesia UB telah berhasil membawa pulang Medali Emas di  International Invention and Innovative Competition (InIIC) 2019 Malaysia. Tim gabungan Teknik Elektro (TE) dan Agribisnis (Agr) UB ini mampu bersaing dengan lebih dari 100 inovasi lainnya di Hotel Malacca, Malaysia berkat bimbingan dosen FTUB Eka Maulana.

Kopi-Bataco-2.jpg

Tim BATACO Indonesia terdiri dari Yusril Fatahilmi (Tehnik Industri 2016), Elok Paikoh (Agrobisnis 2015), Novita Kartika Kusuma Wardani (Agrobisnis 2016), Fajar Noor Alamsyah N. (Agrobisnis 2016), dan Muhamad Ibnu Fajar (Tehnik Elektro 2017).

Yusril berharap Kopi BATACO Indonesia ini dapat terus dikembangkan. Ia berharap produk ini bisa menjadi produk baru unggulan Indonesia yang dicintai oleh masyarakat. 

"Kopi BATACO Indonesia juga mampu menjadi solusi pemenuhan gizi mikro pada masyarakat tanpa menghilangkan budaya yang sudah ada,” kata mahasiswa FT Universitas Brawijaya Malang.(*)

Jurnalis : Imadudin Muhammad
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Loading...
Registration