Peristiwa - Daerah

Gelombang Tinggi, Perahu Nelayan Grajagan Banyuwangi Terbalik

Gelombang Tinggi, Perahu Nelayan Grajagan Banyuwangi Terbalik Nelayan Pantai Grajagan sedang mengevakuasi perahu (Foto : Rizki Alfian/TIMESIndonesia)
Jum'at, 14 Juni 2019 - 15:37

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Akibat kondisi cuaca buruk, perahu nelayan di Pantai Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terbalik, Jumat (14/6/2019), sekitar pukul 07.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Perahu bernama Bintang Laut jenis jukung tersebut adalah milik Parto, nelayan setempat. Perahunya terbalik saat hendak berangkat melaut bersama satu orang rekannya di wilayah perairan pelawangan.

“Iya benar. Saat mau berangkat tiba-tiba gelombang laut mendadak tinggi, akhirnya terhampas dan terbalik. Beruntung kedua korban selamat, hanya saja ada kerusakan ringan di perahunya,” ungkap Supriyono, Kepala Pelabuhan Ikan Grajagan kepada TIMES Indonesia.

Menurut Supriyono, kondisi cuaca di perairan Grajagan dalam beberapa hari terakhir memang kurang stabil dan berbahaya untuk aktifitas nelayan mencari ikan. Bahkan banyak dari nelayan di wilayah kerjanya tersebut yang menambatkan perahunya karena takut melaut.

“Sangat beresiko memang, oleh sebab itu kami imbau bagi seluruh nelayan di Pantai Grajagan agar tidak melaut dulu sampai cuaca benar-benar normal. Karena saat ini laut selatan kondisinya kurang bersahabat,” ujar Supriyono.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi telah mengeluarkan peringatan dini berupa potensi gelombang tinggi di perairan selatan Banyuwangi. BMKG menyebut gelombang di laut selatan bisa mencapai 2,5 sampai 3,5 meter.

Para nelayan Grajagan diimbau untuk lebih waspada dan hati-hati jika hendak melaut atau mencari ikan, sebab kondisi cuaca tidak baik, gelombang tinggi, berbahaya bagi aktifitas nelayan. (*)

Jurnalis : Rizki Alfian
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Banyuwangi

Komentar

Loading...
Registration