Kamis, 19 September 2019
Peristiwa - Daerah

BI Jember ke Banyuwangi, Warga Yang Tukar Uang Membludak

BI Jember ke Banyuwangi, Warga Yang Tukar Uang Membludak Petugas BI Jember menjelaskan kepada masyarakat yang hendak tukar uang (FOTO: Rizki Alfian/TIMES Indonesia)
Senin, 27 Mei 2019 - 19:14

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Penukaran pecahan uang baru melalui mobil kas keliling Bank Indonesia Jember (BI Jember) di Pasar Genteng, Banyuwangi dipadati masyarakat, Senin (27/5/2019).

Animo masyarakat sangat tinggi, terbukti sejak dibuka mulai pukul 11.00 - 14.30 WIB, petugas tak berhenti melayani masyarakat yang hendak menukar uang pecahan baru guna keperluan Hari Raya Idul Fitri.

Bahkan saking antusiasnya ada yang sampai menunggu di Pasar Genteng mulai pagi hari. Warga mengaku terbantu dengan adanya mobil kas keliling dari BI Jember ini.

"Alhamdulilah bisa tukar juga. Saya menunggu mulai jam 9 pagi tadi, e ternyata datangnya jam 11 siang," ungkap Santoso saat ditemui TIMESIndonesia di lokasi penukaaran uang.

Santoso mengaku sengaja menukarkan pecahan uang baru karena kondisinya lebih bagus. Dia mengatakan, 'ritual' menukarkan uang pecahan tersebut sudah ia lakukan sejak tahun 2017 menjelang lebaran Idul Fitri.

Petugas BI Jember, Alvan Sidiq A mengatakan, Kantor Perwakilan (KPw) BI Jember menyediakan uang pecahan baru Rp 5,01 triliun selama Ramadan 2019. Uang pecahan baru itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di lima kabupaten yakni Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi.

"Mobil kas keliling ini akan melayani wilayah Banyuwangi selama dua hari, yakni mulai Senin sampai Selasa (27-28/5/2019)," tutur Alvan.

Menurutnya, ketersediaan uang pecahan baru itu dipastikan cukup dari sisi jumlah dan denominasi. Jumlah uang pecahan baru yang disediakan, kata Alvan, mengacu pada realisasi peredaran uang pecahan baru pada bulan Ramadhan 2018 lalu.

"Tahun lalu, BI Jember menyiapkan uang pecahan baru mencapai Rp 7,2 triliun, namun realisasinya hanya Rp 4,38 triliun. Tahun ini kami lakukan evaluasi terhadap kebutuhan uang pecahan baru, sehingga proyeksi kebutuhan uang tunai sepanjang Ramadhan dan menjelang Lebaran 2019 sebesar Rp 5,01 triliun,” jelasnya.

Alvan mengingatkan agar masyarakat bisa menukar uang ke lokasi penukaran yang resmi, seperti mobil kas keliling atau perbankan. Hal ini untuk antisipasi dari pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi jelang lebaran untuk meraup keuntungan.

“Kami imbau masyarakat menukarkan uang pecahan baru di tempat-tempat perbankan dan kas keliling. Penukaran uang di tepi jalan rawan uang palsu dan jumlahnya tidak sesuai yang ditukarkan,” kata petugas BI Jember ini. (*)

Jurnalis : Rizki Alfian
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Banyuwangi

Komentar

Registration