Pendidikan

Siswa TK Kota Probolinggo Praktik Shalat Id 

Siswa TK Kota Probolinggo Praktik Shalat Id  Siswa TK dan Paud melaksanakan praktik salat id, di Makodim 0820 Kota Probolinggo. (FOTO: G. Alamiri for TIMES Indonesia)
Senin, 27 Mei 2019 - 09:22

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGOSiswa TK dan Paud di Kota Probolinggo, Jawa Timur, menggelar shalat id bersama. Bukannya mendahului ketentuan pemerintah, shalat id itu digelar sebagai sarana praktik guna menanamkan ibadah sesuai syariat islam.

Praktik salat id bersama itu, digelar di halaman makodim 0820 Kota Probolinggo. Pesertanya ada sekitar seribu siswa TK dan Paud, se kota. Ketua TK dan Paud Aisyah se Kota Probolingo, Romiati mengatakan, praktik salat merupakan pembelajaran syariat di bulan ramadan serta Idul Fitri.

“Selain juga sebagai pembelajaran bagi wali murid, agar melanjutkan asuhan dan pendidikan putra-putrinya, saat berada di rumah,” ujarnya, Senin (27/5/2019).

Romiati juga menyebut, hal ini merupakan bentuk pembelajaran ibadah anak di usia dini. Karena anak di usia dini ini, tidak mengerti apa-apa sebenarnya. “Maka dari itu kami mengenalkan apa itu ramadan dan Idul Fitri,” sambungnya.

Respon positif pun berdatangan dari wali murid. Salah satunya, Ratih Sudarmanti. Wanita 36 tahun ini mengapresiasi kegiatan praktik salat sunah bersama tersebut. Apalagi pesertanya mencapai hampir seribu siswa PAUD dan TK. Pihaknya selaku orang tua pun, mendukung pendidikan di luar jam formal. Karena pendidikan di dalam lingkungan keluarga juga mutlak dilakukan.

“Selain diberi pengarahan di sekolah atau TK, kami harus memberi contoh pada anak di rumah. Seperti berpuasa, niat puasa dan salat tarawih serta salat berjemaah di rumah bersama keluarga. Dengan hal itu maka anak di usia dini sudah terbiasa melakukan ibadah, jadi tidak hanya mengandalkan saat di sekolah saja,” katanya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Probolinggo, HMS Subri, juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, praktik shalat id pada anak usia dini, setidaknya memberikan pemahaman bila Ramadan itu wajib berpuasa dan berhenti berpuasa saat hari raya Idul Fitri tiba. Sehingga anak-anak ini dapat memahami makna dari bulan puasa dan Idul Fitri, sebagai hari kemenangan. (*)

Jurnalis : Happy L. Tuansyah
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Probolinggo

Komentar

Loading...
Registration