Peristiwa - Daerah

Jual Pakaian Hingga Aksesoris, Cara Bersedekah Ala Pemuda Banyuwangi

Jual Pakaian Hingga Aksesoris, Cara Bersedekah Ala Pemuda Banyuwangi Aksi Sosial Pemuda Bersedekah dengan cara garage sale pakaian dan aksesoris di Banyuwangi (FOTO: Roghib Mabrur/TIMES Indonesia)
Minggu, 26 Mei 2019 - 10:55

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Bulan Ramadhan dimanfaatkan sekelompok anak muda Banyuwangi yang diinisiasi oleh Fikhi Nizar (25) untuk bersedekah.

Caranya dengan menjual  pakaian hingga aksesoris  pribadi yang masih layak. Kegiatan garage sale ini digelar di halaman belakang resto Jaran Goyang.

Acara sedekah tersebut dibertajuk "Sedekah Ibadah" yang mana bersedekah sambil beribadah kepada sesama.

Selain dari penjualan pakaian dan aksesoris, juga ada penggalangan donasi uang maupun barang dari teman-teman dan kerabat.

Pemuda-Bersedekah2.jpg

Fikhi Nizar mengungkapkan bahwa ide ini tercetus 4 hari yang lalu bersama 6 orang temannya. Mereka kemudian aktif membagikan informasi sedekah ibadah ini ke media sosial pribadi masing-masing.

Tujuannya hanya satu yaitu bersedekah kepada orang-orang yang kurang beruntung di sekitar wilayah Banyuwangi.

"Kalau zaman sekarang, kita mau minta sedekah ke orang dengan jumlah nominal berapa-berapa yang diinginkan kan susah, maka dari itu kita harus punya trigger-nya dulu nih, kasih orang apa dulu, beli barang dulu, supaya orang itu mau untuk bersedekah tapi ya biar sama-sama enak, orang dapat sesuatu yang bisa dipake tetapi seenggaknya dia juga sambil bersedekah," ujar Fikhi, Minggu (26/05/2019).

Fikhi menjelaskan bahwa barang-barang yang dijual salah satunya berasal dari butik ibunya yang sudah tidak beroperasi lagi selama 1 tahun silam.

Fikhi berpikir daripada dijual dengan harga normal tidak laku, ia menjualnya dengan harga murah, dan sebagian uangnya bisa untuk bersedekah.

Barang-barang yang dijual kisaran mulai harga Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu. Ratusan Barang-barang terkumpul dan dijual meliputi jaket, baju, kaos, kerudung, daster, kacamata, dompet, dan lain-lain.

Pemuda-Bersedekah3.jpg

"Alhamdulillah dalam kurun waktu 2 hari kita dapat 7 jutaan dan estimasi dari penjualan barang-barang bisa sampai 2 jutaan, jadi kami berharap ada donatur yang join lagi, ya harusnya sih dapat 10 juta," imbuh Fikhi.

Sedekah ibadah ini digelar selama dua hari yaitu hari sabtu tanggal 25 Mei 2019 dilakukan penjualan dan pengumpulan barang-barang serta uang dari donatur, sedangkan hari minggu tanggal 26 Mei 2019 dilangsungkan sedekah ke kaum duafa dan panti asuhan seperti ke Yayasan Sosial Anak Yatim di Yapenatim dan Budimulya.

Sani (47) asal Muncar, Banyuwangi yang membeli kerudung, jaket dan baju, ia mengungkapkan, dirinya sering mengikuti acara bersedekah semacam ini, namun yang ini sedekah ibadah ini baru pertama kali ia ikuti, karena mengetahui dari media sosial.

"Saya sengaja datang kesini bersama keluarga, karena tertarik dengan acara sedekah ibadah ini, dilain pihak kita bersedekah, kita juga dapat pakaian dan aksesoris yang ramah di kantong dan tentunya berkualitas," ungkap Sani sambil memilah-milih kerudung.

Rencananya jika acara Sedekah Ibadah ini menunjukan perkembangan yang pesat, maka akan dilakukan setiap 2 minggu sekali, dan tidak hanya di bulan puasa saja. (*)

Jurnalis : Roghib Mabrur
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Banyuwangi

Komentar

Registration