Peristiwa - Daerah

Mudik Lebaran ke Malang, Ini Empat Pusat Oleh-Oleh Khas Paling Terkenal dan Murah

Mudik Lebaran ke Malang, Ini Empat Pusat Oleh-Oleh Khas Paling Terkenal dan Murah Keripik Tempe Malang, (foto: malangstore.com)
Sabtu, 25 Mei 2019 - 15:39

TIMESINDONESIA, MALANGMudik lebaran ke Malang dirasa kurang lengkap jika tidak mencicipi kuliner dan memburu oleh-oleh khas Malang. Kota Bumi Arema ini menyajikan berbagai macam jajanan khas yang bisa dinikmati, terutama saat sedang mudik ke Malang.

Kanal Kuliner TIMES Indonesia akan mengulas lima pusat oleh-oleh khas Kota Malang yang paling terkenal dan murah. Ini dia lima rekomendasi yang wajib kamu bawa pulang saat mudik lebaran.

1.      Sentra Keripik Tempe Sanan

Kampung Sanan yang terletak di Jl. Sanan, Blimbing, Kota Malang ini merupakan sentra industri keripik tempe. Di sepanjang jalan raya Kampung Sanan terdapat sederetan pusat oleh-oleh yang menyediakan berbagai jenis kudapan khas Malang.

Potongan-potongan tempe yang dijual itu berbentuk bulat atau kotak tipis dengan balutan tepung bumbu. Tak hanya itu, beberapa diantaranya varian bumbu lainnya seperti balado, rumput laut, dan keju. Ada juga brownies tempe dan tempe bacem, lho.

Di kampung Sanan ini, kamu bisa belanja langsung dengan pilihan deretan toko maupun tempat produksi di rumah-rumah warga. Disini, berbagai varian tempe dijual dengan harga murah meriah. Yuk, cobain gurihnya keripik tempe di Kampung Sanan ini.

2.      Malang Strudel

Malang dirasa cocok untuk menyajikan sajian jajan yang berisi apel sebagai makanan khasnya karena dikenal sebagai penghasil apel berkualitas. Strudel adalah kue berlapis yang terbuat dari kue kering (pastry) dan diisi aneka buah-buahan.

Apple Strudel terdiri dari apel asli Malang yang dibalut dengan menggunakan puff pastry serta dikombinasikan dengan palem sugar serta kismis yang diolah dengan cara tradisional sehingga menghasilkan cita rasa yang tinggi.

Tak hanya apel, ada juga Strudel O Mango dengan segarnya buah mangga dicampur buah peach bikin lidahmu merasakan sensasi luar biasa nikmat. Ada juga Malang Strudel Taro, Malang Strudel Orange, Malang Strudel Mixfruit, dan lain-lain.

Kamu bisa membungkusnya dengan harga mulai 45 ribu rupiah. Ada delapan outlet resmi Malang Strudel yaitu Singosari, Soekarno Hatta 1, Soekarno Hatta 2, depan RS Lavalette, Jl. Diponegoro Batu, Semeru, Karanglo, dan Kebun Agung.

3.      Pusat Kaos Ngalam

Tak hanya kudapan, kaos dan aksesoris khas Malang juga menjadi incaran para wisatawan maupun TIMES Lovers yang sedang mudik. Nah, buat kamu yang ingin berburu kaos dan aksesoris, kamu bisa berkunjung ke Soak Ngalam.

Toko ini menyediakan berbagai jenis kaos, jaket, tas dan aksesoris dengan tulisan boso walikan Malang. Ada kaos dengan tulisan “OSKAB” yang artinya BAKSO (boso walikan). Boso walikan ini adalah khas bahasa jawa di Malang yang mengunakan bahasa dengan dibalik, seperti budal menjadi ladub.

Soak Ngalam cukup terkenal dan kece di Malang. Hanya dengan harga mulai 70 ribu rupiah, kamu bisa bawa pulang oleh-oleh keren ini. Kamu bisa mengunjungi Soak Ngalam di Jl. Kawi, Klojen, Kota Malang atau di akun resmi instagram @soakngalam.

4.     Pusat Keramik dan Souvenir

Woles dulu TIMES Lovers, ada satu nih yang berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Di Malang, kamu juga akan menemukan sentra industri keramik dan souvenir. Kera Ngalam menyebutnya dengan Home Industry Keramik.

Berlokasi di Dinoyo Kota Malang, beberapa kerajinan yang terbuat dari keramik juga layak menjadi buah tangan yang kamu bawa buat orang-orang terdekat. Ada vas bunga, gelas, teko, guci dan souvenir lainnya. Tak hanya keramik, ada juga dompet, kipas angin dan banyak oleh-oleh unik lainnya yang bisa kamu temui disana.

Berkembangnya pusat industri keramik dan souvenir ini menarik perhatian masyarakat terutama instansi pendidikan dan perusahaan untuk melakukan studi banding. Tak heran, ada banyak rombongan bus yang melakukan kunjungan dan sekaligus membawa souvenir dari keramik sebagai oleh-olehnya.

Semoga TIMES Lovers yang sedang melakukan mudik lebaran selamat sampai tujuan. Selamat membawa oleh-oleh khas Malang, gaes. (*)

Jurnalis : Mohammad Naufal Ardiansyah
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Registration