Minggu, 15 September 2019
Peristiwa - Daerah

Mudik Lebaran, Banyuwangi Gelar Rakor Persiapan Operasi Ketupat Semeru 2019 

Mudik Lebaran, Banyuwangi Gelar Rakor Persiapan Operasi Ketupat Semeru 2019  Pemkab dan Polres Banyuwangi Gelar Rapat Koordinas Persiapan Operasi Ketupat Semeru 2019 bersama Stakholder (Foto : Roghib Mabrur)
Sabtu, 25 Mei 2019 - 07:28

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Menjelang pengamanan dan kelancaran arus mudik lebaran 2019, Polres dan Pemkab Banyuwangi menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan sinergitas instansi terkait, seperti TNI, Dinas Kesehatan, Dinas PU, ASDP Ketapang, Pihak Bandara Banyuwangi dan lain-lain.

 Rakor ini dipusatkan di Aula Rupatama Wira Pratama Polres Banyuwangi hari Jum'at tanggal 24 Mei 2019. Pengamanan operasi Ketupat Semeru 2019 akan difokuskan pada kelancaran dan keamanan arus mudik dan balik Lebaran.

Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko mengatakan, pengamanan dan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2019 akan dilakukan bersama-sama. Tidak hanya pihak kepolisian, TNI, Pemerintah kabupaten hingga jajaran samping turut serta menjaga stabilitas dan kelancaran hari raya umat Islam ini. 

"Keamanan dan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tanggung jawab seluruh elemen di Banyuwangi. Bukan hanya urusan polisi dan TNI, tapi semuanya," ujar Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko, Sabtu,(25/5/2019). 

Yusuf menambahkan, pemkab akan memprioritaskan penyelesaian proyek perbaikan jalan untuk kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.

Tak hanya itu, sektor kesehatan juga menjadi prioritas untuk pelayanan kesehatan dan kecelakaan para pemudik. Pemkab menyiapkan 18 Pukesmas rawat inap selama 24 jam dan pukesmas standby selama lebaran. Jumlah personel yang dikerahkan sebanyak 702 tenaga medis, sedangkan Dinas PU akan menyelasikan perbaikan jalan sebelum H-3 lebaran.

Rakor tersebut dihadiri oleh Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansah Zeinardi, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Inf) Ruli Nuryanto, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal dan Pimpinan Cabang PT ASDP Ketapang Banyuwangi, Fahmi Alweni. Hadir pula jajaran polsek, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan Banyuwangi. 

Kapolres AKBP Taufik mengatakan, pelaksanaan ops Ketupat Semeru 2019 dilaksanakan selama 13 hari mulai tanggal 29 Mei - 10 Juni 2019.

"Pengamanan kita menyeluruh, meliputi arus lalu lintas, kondusivitas wilayah hingga pengamanan obyek wisata. Penanganan khusus antisipasi kerawanan kemacetan di lokasi pelabuhan ASDP Ketapang dengan cara memanfaatkan kantong parkir di sekitar pelabuhan sebanyak 4 tempat lokasi. Kesiapan bandara dalam menghadapi arus mudik Idul Fitri. Sementara personel yang dilibatkan dalam 1 pos terdiri polri, TNI, Sat Pol PP, dishub, kesehatan, PMK, Senkom, orari, ormas terkait," tegas Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik.

Selama H- 7 hingga H + 7 lebaran, lanjut Kapolres, semua tim gabungan yang terkait operasi ini akan berjaga sepanjang 24 jam di Pospam. Bahkan, H -2 sebelum Idul Fitri dimana arus mudik sedang mencapai puncaknya, aparat kepolisian akan mendampingi para pemudik dari penyeberangan Ketapang hingga sampai perbatasan Kalibaru. Sehingga mereka bisa dengan lancar dan aman sampai ke kampung halamannya. 

“Tahun ini kan beda dengan tahun lalu, sudah ada tol mungkin banyak pemakai kendaraan yang mudik sehingga perlu kesiagaan penuh, apalagi dengan harga tiket pesawat yang mahal membuat pemudik beralih ke jalur darat dan laut,” ujarnya.   

Dalam pelaksanaan ops ketupat semeru tahun ini, polres telah menyiapkan pos pengamanan sebanyak 24 pos yang terdiri dari, pos terpadu ketapang 1 pos, pos pam sebanyak 7 dan pos yan sebanyak 18 pos. Polri sendiri menyiapkan pos - pos pengamanan yang ditempatkan di tempat-tempat umum dan stategis.

Sementara untuk pasukan yang dikerahkan aparat kepolisian sebanyak 441 personel. Nantinya juga akan ada penambahan dari Polda Jatim pasukan Jibom dan Polair Baharkam dari Mabes Polri. 

"Fokus ada di pelabuhan ASDP Ketapang, lokasi keramaian, obyek wisata, obyek vital dan seluruh wilayah di Banyuwangi," ucapnya. (*)

Jurnalis : Roghib Mabrur
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Banyuwangi

Komentar

Registration