Peristiwa - Daerah

Ricuh Usai Rekapitulasi Pemilu, KORDA NU se-Madura Keluarkan Peryataan Sikap

Ricuh Usai Rekapitulasi Pemilu, KORDA NU se-Madura Keluarkan Peryataan Sikap Koordinator Daerah Nahdlatul Ulama (KORDA NU) se-Madura usai melakukan pernyataan sikap yang disampaikan di kantor PCNU Kabupaten Pamekasan jalan R. Abdul Azis no.95 Pamekasan. Kamis (23/05) malam.(FOTO: Akhmad Syafi'i/TIMES Indonesia)
Jum'at, 24 Mei 2019 - 14:24

TIMESINDONESIA, PAMEKASAN – Koordinator Daerah Nahdlatul Ulama (KORDA NU) se-Madura, mengeluarkan pernyataan sikap mengenai situasi dan kondisi yang terjadi di Madura pasca rekapitulasi Pemilu 2019 yang dilakukan oleh KPU RI.

Pernyataan sikap tersebut ditanda-tangani ketua PCNU Bangkalan, KH. Makki Nasir, Ketua PCNU Sampang KH. Itqon Bushiri, Ketua PCNU Pamekasan KH. Taufik dan Ketua PCNU Sumenep, KH. Panji Taufik. Pernyataan disampaikan di kantor PCNU Kabupaten Pamekasan jalan R. Abdul Azis no.95 Pamekasan. Kamis (23/05) malam.

KORDA NU, mengajak kepada seluruh pimpinan daerah baik formal maupun non formal guna memperkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah basyariyah dan ukhuwah wathaniyah sebagai pijakan untuk melakukan rekonsiliasi.

Pertama, menyerukan kepada seluruh ulama, tokoh masyarakat dan para ustad agar senantiasa memberikan bimbingan dan arahan demi terbangunnya iklim yang ramah sebagai bangsa yang menjunjung tinggi ahlak budi luhur terlebih di bulan Ramadhan yang mulia ini.

Kedua, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setiggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam suksesnya penyelenggaraan pemilu 2019 melalui dari KPU, Bawaslu, TNI, Polri dan seluruh rakyat Indonesia.

Ketiga, sangat menyayangkan tindakan anarkis karena tidak sesuai dengan nilai-nilai demokrasi Pancasila dan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Keempat, meminta kepada penegak hukum agar menindak tegas terhadap pelaku dan aktor intelektual terhadap aksi apapun yang mengarah kepada anarkisme yang menyebabkan terjadinya kerusakan fasilitas umum dan mengganggu stabilitas.

Kelima, memohon kepada seluruh elemen masyarakat khususnya Madura, agar tidak mudah terprovokasi terhadap informasi yang menyesatkan atau memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa

Enam, mengajak kepada seluruh pimpinan daerah baik formal maupun non formal guna memperkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah basyariyah dan ukhuwah wathaniyah sebagai pijakan untuk melakukan rekonsiliasi.

Tujuh, mengharap kepada semua pihak untuk menerima hasil Pemilu 2019 yang telah terselenggara dengan baik dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang.

Demikian pernyataan sikap KORDA NU terkait situasi Indonesia pasca rekapitulasi Pemilu 2019. (*)

Jurnalis : Akhmad Syafii (MG-78)
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Madura

Komentar

Loading...
Registration