Ketahanan Informasi

Shunduq Masisir, Solidaritas Lazismu Mesir untuk Aktivis Fatayat NU yang Kuliah di Mesir

Shunduq Masisir, Solidaritas Lazismu Mesir untuk Aktivis Fatayat NU yang Kuliah di Mesir Ketua Kantor Layanan Lazismu Mesir (Aminullah Furqon, Lc) menyerahkan hasil donasi bantuan proses pemulangan jenazah almarhumah Fatihatun Nadliyah ke kampung halamannya di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (19/5/2019). (FOTO: Lazismu Mesir/TIMES Indonesia)
Jum'at, 24 Mei 2019 - 08:24

TIMESINDONESIA, MESIR – Kabar duka datang dari Kairo yang disampaikan dari akun resmi Instagram Lazismu Mesir. Bahkan, Ketua Kantor Layanan Lazismu Mesir, Aminullah Furqon, Lc menyerahkan hasil donasi bantuan untuk proses pemulangan jenazah almarhumah Fatihatun Nadliyah ke kampung halamannya di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Secara simbolis, donasi diserahkan melalui Ketua Kelompok Studi Walisongo, Saiful Anas yang satu daerah asal dengan almarhumah. Hasil donasi yang berhasil dihimpun sebesar 500 EGP.

Sebagai lembaga amil, Lazismu Mesir turut berduka cita atas wafatnya Syahidatul ilmi Fatihatun Nadliyah. Semoga Allah SWT menempatkan beliau dalam barisan para syuhada, para Shoim dan orang-orang yang senantiasa merindukan pertemuan dengan-Nya.

Layanan-Lazismu-Mesir8e753ec22f8ba2ce.jpg

Seorang amil Lazismu Mesir, Zaky Al-Rasyid mengatakan, sebetulnya bukan nilai dalam bentuk uangnya yang menjadi spirit. Namun, solidaritas ini sebagai wujud simpatik dan empati kepada mahasiswa Indonesia yang sedang berjuang menuntut ilmu di Mesir.

"Sama seperti mahasiswa negara-negara lain, mereka jauh dari saudara dan sanak keluarga. Siapa yang peduli mereka jika terjadi musibah selain rekan-rekan seperjuangan yang menuntut ilmu," kata Zaky tim media center Lazismu, Kamis (23/5/2019).

Zaky menambahkan, bantuan tersebut bila dirupiahkan memang tidak seberapa nilainya. Namun demikian, program Lazismu Mesir yang dilauching sejak awal tahun ini yang diberi nama Shunduq Masisir ini memiliki tujuan yang mulai yaitu untuk membantu warga Indonesia yang sedang mengalami kesulita di Mesir.

Program ini merupakan kotak infak dan sedekah yang sejak Maret 2019, mulai diinfokan dan disebarkan ke mahasiswa dan warga Indonesia yang ada di Mesir. Shunduq Masisir inilah yang menjadi media donasi untuk membantu mahasiswa Indonesia jika mengalami musibah.

Layanan-Lazismu-Mesir2.jpg

Lantas apa itu Shunduq Masisir? Shunduq Masisir adalah kotak infak mahasiswa Indonesia di Mesir. Shunduq dalam Bahasa arab artinya kotak.

"Jadi sistemnya, kotak sedekah ini dibagikan atau disebar ke tempat-tempat berkumpulnya mahasiswa, misalnya di warung makan Indonesia, asrama mahasiswa, dan komunitas keluarga mahasiswa Indonesia yang berkumpul sesuai dengan asal daerahnya serta komunitas lainnya," terang Zaky.

Hingga saat ini, jumlah Shunduq Masisir yang tersebar sebanyak 45 kotak.

“Lazismu Mesir juga bersinergi dengan rumah makan Masisir yang tersebar di Kairo,” papar Zaky.

Kawasan itu antara lain di Asyir, Sabik dan Darrasah, Cairo. Program penggalangan dana melalui kotak infak ini bertujuan untuk membantu kawan kawan Mahasiswa Indonesia di Mesir (Masisir) yang kurang mampu dan kesusahan.

"Jadi, dana yang dihimpun oleh Lazismu Mesir ini untuk warga Indonesia yang  mengalami kesulitan di Mesir," terang Zaky. (*)

Jurnalis : Nazhori Author (CR-136)
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

Komentar

Loading...
Registration