Peristiwa - Daerah

Majlis Dzikir Al-Khidmah Khidmatkan Tulungagung dengan Berdzikir

Majlis Dzikir Al-Khidmah Khidmatkan Tulungagung dengan Berdzikir Jemaah Khotmil Quran dan Qiyamul Lail. (FOTO: Irham/TIMES Indonesia)
Jum'at, 24 Mei 2019 - 09:26

TIMESINDONESIA, TULUNGAGUNG – Memanfaatkan bulan suci Ramadhan dengan lebih gencar beribadah dengan harapan dilipat gandakan pahalanya dalam segala amalan baik. Al-Khidmah merupakan jamaah majelis dzikir yang mempunyai agenda rutin melaksanakan dzikir bersama yang dilaksanakan bergilir di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan bulan Ramadhan ini, jemaah Al-Khidmah Tulungagung memiliki agenda khotmil Quran dan Qiyamul Lail (Sholat Malam) yang dilaksanakan setiap malam ganjil setelah sholat tarawih sampai jam 00.00 WIB di berbagai Kecamatan di Tulungagung secara bergilir.

Malam 19 Ramadhan merupakan puncak acara agenda khotmil Quran dan Qiyamul Lail di Kabupaten Tulungagung yang dilaksanakan di Masjid Agung Al-Munawar Tulungagung (23/5/2019), sedang malam ganjil lainnya akan dilanjutkan di Kediri.

Menurut Tyas selaku pengurus Al-Khidmah Tulungagung, acara seperti sudah cukup lama dilaksanakan dari tahun ke tahun di bulan Ramadhan. "Acara khotmil Quran dan Qiyamul Lail selalu dilaksanakan setiap bulan Ramadhan," katanya.

Acara ini diawali dengan mauidhoh hasanah oleh KH. Hamid dari Malang, dilanjut dengan Khotmil Quran dipimpin oleh KH. Hasan dari Pakel Tulungagung, Tahlil dipimpin oleh KH. M. Faruq dari Kediri dan terakhir dilanjut dengan sholat tasbih dan sholat hajat yang diimami oleh KH. Hasym Zam-zami dari Kediri diakhiri dengan tradisi talaman (makan bersama di lesehan).

Panitia memilih tema tingkatkan dan pertahankan ibadah yang telah dibiasakan setiap malam ganjil di malam-malam lainnya di luar bulan Ramadhan. "Tema malam puncak Qiyamul Lail kali ini adalah peningkatan dan mempertahankan ibadah yang sudah dibiasakan setiap malam ganjil diluar bulan Ramadhan," kata Tyas.

Suasana jemaah terasa sangat khusyuk dan hikmad saat akan dilaksanakan sholat tasbih dan sholat hajat, seluruh lampu di Masjid tersebut dimatikan. Sehingga kekhusyukan dan ketenangan sangat dirasakan oleh para jemaah. (*)

Jurnalis : M Irham Wildana (MG-93)
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin

Komentar

Loading...
Registration