Senin, 23 September 2019
Peristiwa - Daerah

Pasca Aksi 22 Mei, Kawasan Pasar Tanah Abang Kondusif

Pasca Aksi 22 Mei, Kawasan Pasar Tanah Abang Kondusif Press Conference Pembukkan Pasar Tanah Abang (FOTO: Rizki Amana/TIMES Indonesia)
Jum'at, 24 Mei 2019 - 07:35

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin dorong pedagang Pasar Tanah Abang untuk kembali berdagang pasca kerusuhan aksi 22 Mei yang menolak hasil rekapitulasi Pemilu 2019. 

Hal ini disebabkan matinya operasional pasar grosir tekstil terbesar se - Asia Tenggara ini saat kerusuhan aksi 22 Mei di Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu RI).

"Kita aman untuk memastikan kalau besok Pasar Tanah Abang seluruhnya buka, sesuai dengan apa yang sering rutinitas tiap hari," ucap Arief di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019).

Lanjutnya, Arief membantah akan adanya isu-isu yang beredar tentang tidak kondusifnya kawasan Tanah Abang akibat dari Aksi 22 Mei tersebut. 

Ia menegaskan bahwa aktifitas Pasar Tanah Abang akan kembali normal pada esok hari, Jumat (24/5/2019). Pasalnya, hal tersebut akan berdampak akan perputaran ekonomi. 

"Semuanya ingin memastikan Tanah Abang ini tidak ada isu-isu yang membuat tempat ini menjadi tempat yang kemudian rawan. Tempat ini menjadi tempat ekonomi tidak cuma Indonesia tidak cuma Asean tapi dunia," tegas Arief. 

Di sisi lain, hal ini semakin diyakinkannya setelah pihaknya telah melakulan koordinasi kepada pihak kepolisian yakni Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan untuk menjaga suasana kondusif di area Tanah Abang. 

"Tadi kita baru menyelesaikan meeting yang dihadiri kami dari Pasar Jaya, Kapolres Jakarta Pusat, kemudian Kapolsek Tanah Abang, Tokoh Pedagang dan juga masing-masing zona dan toko masyrakat Tanah Abang," katanya. 

Sebelumnya diberitakan pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan tentang kegiatan ekonomi di Jakarta dapat berjalan seperti biasanya dikarenakan suasana yang kondusif terlebih kawasan Pasar Tanah Abang pasca aksi 22 Mei. "Terkait perekenomian, saya garis bawahi kondisi di Jakarta relatif tenang dan stabil. Karena ini berbeda apa yang terjadi di tahun 98," ucap Gubernur Anies. (*)

Jurnalis : Rizki Amana
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration