Peristiwa - Nasional

Massa Aksi 22 Mei Bakar Pos Polisi Dan Kendaraan Motor

Massa Aksi 22 Mei Bakar Pos Polisi Dan Kendaraan Motor Kendaraan Motor Roda Dua Yang Di Bakar Massa Aksi 22 Mei Di Depan Bawaslu RI (FOTO: Rizki Amana/TIMES Indonesia)
Kamis, 23 Mei 2019 - 01:55

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Massa Aksi 22 Mei di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu RI) semakin bertingkah beringas dan merugikan banyak pihak.

Pasalnya, setelah bentrok dengan pihak kepolisian dan mematikan akitiftas sekitarnya. Massa turut pula membakar sejumlah fasilitas yang ada di sekitaran area maupun kendaraan motor roda dua yang terparkir di sekitaran area.

Bahkan salah satu jurnalis kontributor NetTv, Aryo menjadi salah satu korban perusakan dari kebringasan massa Aksi 22 Mei. Aryo menuturkan bahwa kendaraan bermotor miliknya telah dibakar oleh massa hingga tak tersisa beriringan dengan pembakaran Pos Polisi Thamrin.

"Motor saya habis dibakar massa aksi 22 Mei. Tadi saya lihat ada tiga motor lagi yang dibakar. Sekaligus barang-barang lainnya didalam Pos Polisi," kata Aryo kepada wartawan di Sarinah, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019) malam.

Aryo menjelaskan massa sangat membabi buta ketika kericuhan terjadi. Bahkan, Aryo memaparkan bukan hanya motornya saja yang dibakar habis oleh massa. Tetapi, ada motor lainnya yang juga dilihatnya telah dibakar.

Lebih lanjut, Aryo sangat menyayangkan aksi beringas dari massa aksi. Sebab, dirinya sempat ingin menyelamatkan motornya tetapi dilarang oleh massa aksi. 

"Pas saya ingin selamatkan motor, namun yang saya terima malah perlakuan penolakan dan diancam," ucap Aryo. 

Diketahui, bentrokan antara pihak kepolisian dengan massa Aksi 22 Mei terjadi sekitar pukul 20.20 WIB. Bentrokan terjadi setelah pihak kepolisian berupaya membubarkan massa aksi yang masih bertahan di depan Gedung Bawaslu RI. (*)

Jurnalis : Rizki Amana
Editor : Haris Supriyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration