Peristiwa - Daerah

Arus Mudik Menuju Madura di Pelabuhan Jangkar Situbondo Terus Membludak

Arus Mudik Menuju Madura di Pelabuhan Jangkar Situbondo Terus Membludak Situasi H-13 Arus Mudik dipelabuhan Jangkar Situbondo Jawa Timur (FOTO: Fawaid Aziz/TIMES Indonesia)
Rabu, 22 Mei 2019 - 15:38

TIMESINDONESIA, SITUBONDO – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H atau arus mudik menuju pulau Madura sudah memadati Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, sudah membludak sejak H-13 Jelang lebaran.

Menurut Tri Wahyono, Bidang Sarana dan Keselamatan Pelabuhan Jangkar, calon penumpang Kapal Fery penyebrangan Jangkar-Raas Sumenep sudah mulai memadati Pelabuhan Jangkar, sejak 20 Mei 2019 hingga lebaran nantinya. "Petugas harus mengambil inisiatif dengan mengunankan sistem antri kendraan yang mestinya dilakukan H-7 menjelang Ramadhan," katanya.

Adapun lonjakan penumpang di luar dugaan. Karena mestinya lonjakan penumpang di tahun 2018 lalu, sejak H-7. Namun saat ini sudah mulai sejak H-15. "Penumpang sudah mulai ramai hingga hari ini," katanya.

Tri Wahyono memastikan lonjankan penumpang tahun ini sudah diantisipasi dengan penambahan kapal Fery penyebrangan terutama tujuan Jangkar-Raas dengan jadwal yang telah dipublikasikan di papan informasi.

Selain itu, Tri Wahyono juga memastikan pihaknya sudah terus melakukan pemantauan dan perbaikan fasilitas untuk digunakan calon penumpang yang memadati Pelabuhan Jangkar. "Baik dari fasilitas umum ataupun fasilitas layanan penjualan tiket kapal fery," katanya.

Pihaknya juga memastikan bahwa tidak ada sistem calo atau penjualan tiket diluar loket penjualan. "Karena setiap orang hanya dibatasi maksimal tiga tiket penumpang dengan membawa KTP Asli," tegasnya.

Pihak Pelabuhan Jangkar katanya, sedikit demi sedikit sudah mulai berbenah dari sistem layanan tahun-tahun sebelumnya. "Tujuannya agar tidak terjadi kejadian yang tidak kita diinginkan," katanya.

Lebih lanjut Tri Wahyono selaku UPT Pelabuhan Jangkar Situbondo berharap kepada calon penumpang, saat arus mudik, agar mematuhi semua aturan yang berlaku baik di pelabuhan maupun di kapal Fery agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (*)

Jurnalis : Fawaid Aziz
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Situbondo

Komentar

Loading...
Registration