Peristiwa - Nasional

Situasi Tak Kondusif, KRL Stasiun Tanah Abang Berhenti Beroperasi 

Situasi Tak Kondusif, KRL Stasiun Tanah Abang Berhenti Beroperasi  Suasana penumpang di stasiun kereta KRL Commuter Line Tanah Abang saat memasuki gerbong kereta terakhir jurusan Bogor, Rabu (22/5) (FOTO: Ainul Yaqin/TIMES Indonesia)
Rabu, 22 Mei 2019 - 11:38

TIMESINDONESIA, JAKARTAAksi demo massa yang tidak puas dengan hasil pemilu ikut berimbas pada lalu lintas Kereta KRL Commuter Line dari dan menuju stasiun Tanah Abang.

Pantauan TIMES Indonesia  Rabu (22/5), sekitar Pukul 9.30 WIB pihak stasiun melalui pengeras suara menginformasikan pemberhentian operasional KRL untuk sementara waktu dan menganjurkan para penumpang yang berhenti di stasiun tanah abang untuk kembali ke stasiun awal pemberangkatan.

"Ya ini terkait adanya demo massa, jadi mohon maaf untuk sementara KRL tanah abang berhenti operasional dulu," kata Kurniawan, salah satu petugas stasiun saat dikonfirmasi.

Senada dengan Kurniawan, petugas keamanan stasiun Manggarai Asep Mulyana mengatakan, untuk sementara KRL menuju Stasiun Tanah Abang berhenti operasi karena kondisi daerah sekitar stasiun kurang kondusif. 

"Untuk sementara KRL jurusan stasiun tanah abang tidak bisa beroperasi ya, sedang tidak kondusif," ujar Asep. Sementara itu, untuk KRL jurusan yang lain masih beroperasi dengan normal. "Untuk kereta arah bogor, kota dan bekasi normal seperti biasa", imbuhnya. 

KRL Jurusan parung panjang diumumkan mulai berhenti beroperasi sementara sejak pukul 9.30 WIB, menyusul selanjutnya jurusan menuju Maja juga tidak bisa beroperasi, kemudian kereta menuju Jatinegara dan menuju Bogor sekitar pukul 9,55 WIB.

Saat dikonfirmasi kapan KRL stasiun tanah abang ini kembali normal, baik Asep maupun Kurniawan tidak bisa memberikan kepastian "Kami kurang tau, silahkan tunggu informasi selanjutnya ya!" 

Dengan berhentinya Stasiun KRL tanah abang, itu artinya juga otomatis melumpuhkan stasiun transit dari dan menuju tanah abang meliputi stasiun duri untuk penumpang transit ke Tangerang, dan stasiun kampung bandan untuk transit jurusan tanjung priok. (*)

Jurnalis : Ainul Yaqin (MG-86)
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration