Peristiwa - Daerah

Truk Gandeng Terguling, Jalan Raya Banyuwangi - Jember Macet Panjang

Truk Gandeng Terguling, Jalan Raya Banyuwangi - Jember Macet Panjang Truk muatan beras terguling di jalan raya Banyuwangi - Jember tepatnya disebelah selatan jembatan Tambong, masuk Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Banyuwangi. (Foto: Erwin Wahyudi/TIMES Indonesia).
Selasa, 21 Mei 2019 - 16:36

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Sebuah truk gandeng terguling di jalan raya Banyuwangi - Jember tepatnya disebelah selatan jembatan Tambong, masuk Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, pada Selasa (21/5/2019). Akibatnya muatan beras 22 ton tercecer hingga menutup separo bahu jalan. Ini membuat arus lalu lintas dari kedua arah mengalami kemacetan yang cukup panjang.

Dari arah Banyuwangi, kendaraan mengular hingga sampai 2 kilometer. Sedangkan dari arah Jember atau Kecamatan Rogojampi antrean kendaraan juha mencapai 2 Kilometer.

Truk-muatan-beras-terguling-b.jpg

Salah Seorang warga setempat, Imam (26) mengatakan, peristiwa tergulingnya truck gandeng dengan nomor Polisi L 8744 UQ tersebut terjadi sekira pukul 11:00 WIB. Truk tersebut diperkirakan melaju dari arah selatan.

"Truk terguling ke kiri dan menabrak pohon di pinggir jalan. Muatanya tercecer di jalan," paparnya.

Sementara itu, Ahmad (45), sopir truk gandeng tersebut menjelaskan, kejadian tersebut bermula banyak kendaraan yang mengular dan antre cukup panjang, sementara medan jalan sedikit menurun.

Muatan yang terlalu berat membuat rem tak mampu menahan laju truk.

"Saya banting setir ke kiri dan menabrak pohon. Truk masih dalam kondisi baik-baik saja dan tidak terjadi rem blong. Hanya memang karena memang muatan berat dan jalan menurun," jelasnya. 

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Rogojampi, Ipda Dwi Wijayanto mengatakan, penyebab tergulingnya truk tersebut karena medan jalan yang menurun. Untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan di depannya, sang sopir berinisiatif dengan menghantamkan kendaraan yang dikemudinya pada pohon yang berada di sebelah kiri jalan hingga akhirnya terguling. 

"Tidak ada korban jiwa, sopir bersama anaknya berumur 10 tahun selamat. Lantaran beras tercecer di jalan, arus lalu lintas Banyuwangi – Rogojampi terpaksa harus dilakukan buka tutup," paparnya. (*)

Jurnalis : Erwin Wahyudi
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Banyuwangi

Komentar

Registration