Senin, 16 September 2019
Kuliner

Bongko Kopyor, Kuliner Khas Gresik yang Hanya Ada saat Ramadhan

Bongko Kopyor, Kuliner Khas Gresik yang Hanya Ada saat Ramadhan Penjual saat menjajakan Bongko Kopyor (Foto: Akmal/TIMES Indonesia).
Selasa, 21 Mei 2019 - 19:31

TIMESINDONESIA, GRESIK – Saat bulan Ramadhan tiba, Bongko Kopyor merupakan salah satu kuliner yang paling dicari. Kuliner khas Gresik yang hanya ada saat Ramadhan itu mudah didapatkan, hampir di semua bazar, pasar maupun tempat jualan takjil menjual bongko kopyor.

Ya, memang bukan warga Gresik kalau tidak takjil dengan bongko kopyor. Tampilannya cukup unik dengan kemasan bungkus daun pisang. Sedangkan bahan utamanya berasal dari tepung beras yang dimasak menyerupai bubur.

Bongko-Kopyor-2.jpg

Kuliner tersebut makin menggoda selera saat melihat bahan campuran tambahan antara lain, pisang, roti, serutan kelapa muda, bubur mutiara, potongan pisang dan santan.

"Harga bongko kopyor ini cukup terjangkau kisaran Rp 8 hingga 9 ribu. Meski cukup murah namun menu makanan ini dijamin membuat perut kenyang," kata Sa'adi, salah satu penjual bongko kopyor.

Sa'adi menjelaskan, saat Ramadhan tiba bongko kopyor buatannya selalu terjual habis. Dia mengaku menjadi penjual musiman karena bongko kopyor hanya dijajakan saat Bulan Ramadhan.

Dia mengaku, dalam sehari, 50 bungkus Bongko Kopyor habis. "Bahkan terkadang lebih, dan itu sudah untung besar," ucapnya.

Pembuat bongko kopyor, Munawaroh mengaku mendapatkan berkah saat menjual bongko kopyor. Dalam sehari, ia dapat memproduksi 200 bongko kopyor.

"Dari ratusan bongko kopyor itu kemudian di jual kembali di stand bazar dan pasar ramadhan," imbuhnya.

Untuk resep sendiri, dia mengaku sama seperti bongko kopyor pada umumnya dan tidak ada resep khusus.

"Ya, hanya ditambah daun pandan agar lebih enak, dan ada resep lain yang turun menurun dari orang-orang tua," ungkap Munawaroh pembuat Bongko Kopyor, kuliner khas Gresik yang hanya ada saat Ramadhan. (*)

Jurnalis : Akmalul Azmi
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Gresik

Komentar

Registration