Senin, 16 September 2019
Peristiwa - Daerah

Aqua Dwipayana: Komunikasi adalah Faktor Penting dalam Penanggulangan Bencana

Aqua Dwipayana: Komunikasi adalah Faktor Penting dalam Penanggulangan Bencana Aqua Dwipayana saat memberi motivasi sejumlah personel BPBD Kota Padang, Senin (20/5/2019) (FOTO: Istimewa)
Selasa, 21 Mei 2019 - 07:14

TIMESINDONESIA, PADANG – Motivator Nasional, Aqua Dwipayana mengatakan kemampuan berkomunikasi yang baik adalah hal terpenting dalam sebuah proses penanggulangan bencana. Komunikasi yang baik akan mempermudah koordinasi dengan pihak terkait lainnya, termasuk dalam penyampaian data kebencanaan kepada siapapun, terutama media dan masyarakat. 

Hal itu disampaikan Aqua saat menjadi pemateri pada sharing komunikasi dan motivasi bersama puluhan petugas dan staf pimpinan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, di Kantor BPBD Kota Padang, Jalan By Pass-Ketaping, KM 8, Senin (20/52019).

Menurut Aqua, dengan kondisi alamiah Kota Padang sebagai daerah rawan bencana, membangun strategi komunikasi yang baik adalah vital. "Ini menjadi tantangan bagi BPBD," kata Aqua.

Ada tiga hal, katanya, dalam hal strategi komunikasi penanggulangan bencana yang harus dimiliki BPBD. 

Pertama, ujarnya, cerdas dalam komunikasi waspada. BPBD harus dapat mengenali lokasi rawan bencana dan jangan anggap enteng setiap simulasi yang dilakukan, karena mitigasi itu yang bisa menyelamatkan manusia.

Kemudian jika terjadi bencana, jangan saling menyalahkan. "BPBD itu keluarga besar dan harus kompak," katanya.

Yang kedua, lakukan sosialisasi dan simulasi dalam komunikasi mitigasi bencana secara teratur. "Harapannya agar masyarakat memiliki budaya sadar bencana."

Adapun yang ketiga, adalah komunikasi siaga. Selalu siap dalam menghadapi bencana dengan skenario kasus terburuk yang akan terjadi. 

"Jadi, sampaikan saja potensi terburuk, tapi dengan komunikasi yang bagus sehingga mudah dimengerti. Masyarakat harus tahu setiap informasi kebencanaan," paparnya.

BACA Juga : Motivator Aqua Dwipayana Gembleng Taruna AAU Adisucipto Yogyakarta

Aqua menyarankan agar BPBD Kota Padang membangun keterbukaan informasi, dan menjadikan media sebagai ujung tombak penyampaian informasi. "Tujuannya, supaya dapat mengurangi resiko jika terjadi bencana," imbuhnya.

Mantan wartawan ini juga menekankan BPBD Kota Padang untuk menerapkan konsep pentahelix holistic, yaitu bagaimana melibatkan pihak-pihak terkait dan TNI, akademisi dan lain sebagainya dalam melakukan mitigasi dan penanggulangan pasca-bencana.

Khusus kepada personel BPBD, Aqua berpesan untuk tetap menjadi manusia reach, yaitu respect, empaty, audible atau menyesuaikan (Jangan over acting dan jangan malu untuk bertanya), clarity dan humble, serta membangun tiga konsep, yaitu komitmen, konsisten dan kredibilitas. Kemudian dalam komunikasi, kita jangan sampai mendominasi.

"Tingkatkanlah sikap rendah hati, amanah dan selalu ikhlas. Tugas di BPBD merupakan suatu yang harus disyukuri, karena selain mendapat materil, juga ada non materil berupa amal ibadah yang kita dapat di sini. Tidak banyak orang yang bisa bertugas di sini," tuturnya.

Kepala BPBD Kota Padang, Edi Hasymi berharap sharing komunikasi dan motivasi yang disampaikan Aqua Dwipayana itu, diharapkan dapat meningkatkan motivasi kinerja jajaran BPBD Kota Padang, terutama dalam membangun kepercayaan masyarakat melalui komunikasi, dan bagaimana bekerja penuh dengan keihklasan.

"Jadi, melalui sharing dengan Pak Aqua Dwipayana ini, diharapkan agar mereka (petugas BPBD) bekerja tidak hanya melihat sebagai tugas semata-mata, tapi ada nilai lain sebagai pahala. Jadi, ada dua yang mereka dapat, materi dan pahala. Jadi itulah motivasi bagi mereka agar terus bekerja dengan hati dan penuh ikhlas," ucapnya.(*)

Jurnalis :
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration