Senin, 16 September 2019
Politik

Budiman Sudjatmiko: Kekuatan Imajinasi Modal untuk Hadapi Revolusi Industri 4.0

Budiman Sudjatmiko: Kekuatan Imajinasi Modal untuk Hadapi Revolusi Industri 4.0 Politikus PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta. (FOTO: Hasbullah/TIMES Indonesia)
Senin, 20 Mei 2019 - 20:20

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menuturkan, semua makhluk harus menerima undang-undang hidup. Menurut dia, UU hidup yang dimaksudkan itu adalah kemajuan. Budiman menegaskan bahwa dalam hidup hanya ada pilihan, mau menjadi pemimpin atau pengikut. Terlebih lagi dalam menghadapi era revolusi industri 4.0.

Kata Budiman, kekuatan imajinasi sangat diperlukan. Sebab itu dapat menentukan ke mana arah bangsa ini akan dibawa. "Di era revolusi industri 4.0, siapa yang berimajinasi dan mampu merumuskan imajinasi itulah yang menjadi pemenang," ujar Budiman dalam dialog kebangsaan 'Menemukan Kembali Semangat Kebangkitan Nasional' yang digelar DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (20/5/2019). 

Ketua Umum Inovator 4.0 itu menegaskan bahwa PDI Perjuangan harus mampu membangun kedaulatan data. Sebab, kekuatan dan kedaulatan data sangat penting dalam menyambut era revolusi industri 4.0.

Menurutnya, kekuatan imajinasi, etika dan matematika harus diberikan kepada anak bangsa, sebagai persiapan menghadapi era revolusi industri 4.0. "Tidak ada kompas yang bisa menunjukkan ke mana arah yang baik bagi bangsa kecuali imajinasi bangsa itu sendiri," ucap Budiman. 

Di lain pihak, pengamat politik Universitas Airlangga Surabaya, Airlangga Pribadi mengatakan, saat ini bangsa tengah berhadapan dengan persoalan penting di bidang politik, ekonomi, dan kebudayaan. Bahkan, ujar dia, bangsa juga tengah berhadapan dengan era baru yang belum ada presedennya di masa lalu yakni revolusi industri 4.0. 

"Kemajuan teknologi internet, muncul dari perkembangan teknologi informasi. Di sini memunculkan hyper connected, yang tentunya akan berhadapan dengan tantangan dan persoalan baru," ujar Airlangga dalam kesempatan itu. 

Menurut Airlangga, salah satu persoalan yang harus diatasi adalah ketimpangan sosial. Dia menegaskan, perlunya untuk meningkatkan kemakmuran bagi rakyat Indonesia. 

Selain Budiman Sudjatmiko, dan Airlangga Pribadi, hadir dalam acara dialog kebangsaan 'Menemukan Kembali Semangat Kebangkitan Nasional' hadir Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dan Bupati Banyuwangi, Jawa Timur, Abdullah Azwar Anas. (*)

Jurnalis : Hasbullah
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration