Peristiwa - Daerah

7 CJH Asal Lamongan Gagal Berangkat Tahun Ini

7 CJH Asal Lamongan Gagal Berangkat Tahun Ini Muhammad Khoirul Anam, Kasi Urusan Haji dan Umroh Kemenag Lamongan, Senin (20/5/2019). (FOTO: MFA Rohmatillah/TIMES Indonesia)
Senin, 20 Mei 2019 - 19:12

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Kementerian Agama (Kemenag) Lamongan memastikan sebanyak 7 orang Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan gagal berangkat tahun ini.

Kasi Urusan Haji dan Umroh Kemenag Lamongan Muhammad Khoirul Anam mengatakan, 7 orang CJH tersebut gagal berangkat karena hingga batas pelunasan Biaya Pemberangkatan Ibadah Haji (BPIH) tahap dua yang berakhir pertengahan Mei, yang bersangkutan belum melakukan pelunasan sebesar Rp 36.586.945..

"Jadi pada tahap pertama yang tidak melunasi ada 127, sedangkan tahap ke dua alhamdulillah hampir semuanya, hanya 7 orang yang tidak melunasi," kata Khoirul Anam, Senin (20/5/2019).

Menurut Khoirul Anam, ada berbagai macam faktor yang melandasi CJH untuk tidak melakukan pelunasan BPIH, diantaranya karena sakit dan ekonomi.

"Pertama karena mereka ada yang setelah pengumuman kemudian meninggal. Ada lagi yang karena sakit.sehingga memutuskan untuk tidak melunasi. Ada juga karena anaknya belum berangkat sehingga memutuskan untuk tidak berangkat juga. Ada juga karena ekonomi, jadi ada beberapa faktor," ujarnya.

Tahun ini di Lamongan ada sebanyak 1.733 orang CJH yang melakukan pelunasan BPIH, namun Khoirul Anam menjelaskan, jumlah tersebut masih bisa berubah karena masih ada mutasi masuk dan mutasi keluar.

Sementara untuk CJH asal Lamongan yang tahun ini tidak melakukan pelunasan BPIH masih bisa berangkat ke tanah suci tahun depan. "Mereka yang belum melunasi dianggap menunda keberangkatan haji untuk tahun depan," tuturnya. (*)

Jurnalis : MFA Rohmatillah
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Lamongan

Komentar

Loading...
Registration