Peristiwa - Nasional

Jokowi Harap yang Tidak Puas dengan Hasil Pemilu 2019 Ikuti Mekanisme yang Ada

Jokowi Harap yang Tidak Puas dengan Hasil Pemilu 2019 Ikuti Mekanisme yang Ada Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri buka puasa bersama Partai Golkar, di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (19/5/2019) malam. (FOTO: Setpres)
Senin, 20 Mei 2019 - 11:55

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, pemilu 2019 dilaksanakan sesuai kesepakatan yang telah diatur dalam Undang-Undang. Di mana mekanisme itu juga telah disetujui bersama DPR dari semua fraksi partai politik.

“Ini kan mekanisme menurut Undang-Undang yang sudah disepakati bersama di DPR. Semua fraksi ada, semua partai ada. Harusnya mekanisme konstitusional yang diikuti. Kita ini membuat fondasi dalam berdemokrasi, harus diikuti,” kata Jokowi usai menghadiri acara berbuka puasa bersama dengan Partai Golkar, di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (19/5/2019) malam.

Jika nantinya ada yang merasa tidak puas dengan hasil pemilu, capres petahana itu berharap pihak-pihak tersebut dapat menyelesaikan melalui mekanisme yang ada dan bisa memberikan pelajaran politik serta demokrasi yang baik.

Terlebih kata Jokowi, pemilu 2019 bukan ajang demokrasi yang pertama kali digelar di tanah air. Semua pihak sudah terbiasa dan mengetahui bagaimana tahapan pemilu yang dilalui.

“Kita ini sudah menyelenggarakan pemilu secara langsung bukan sekali-dua kali. Prosesnya itu sudah jelas. Tanggal 17 April yang lalu rakyat sudah memutuskan. Setelah itu ada proses penghitungan. Proses ini semua diikuti. Proses demokrasi memang seperti itu,” ucapnya.

“Yang namanya kalah itu pasti tidak puas. Enggak ada yang namanya kalah terus puas. Nah, kalau (merasa) ada kecurangan (dalam pemilu 2019) laporkan ke Bawaslu, kalau yang besar sampaikan ke MK,” sambung Jokowi. (*)

Jurnalis : Rahmi Yati Abrar
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration