Pendidikan

Nuffic Neso Selenggarakan Welcoming Session StuNed Master Awardees 2019

Nuffic Neso Selenggarakan Welcoming Session StuNed Master Awardees 2019 (kiri-kanan) Koordinator Tim Beasiswa, Indy Hardono, Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl dan Sekretaris Kedua Bidang Politik Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta, Roy Spijkerboer. (Foto: Ivan Iskandaria/TIMES Indonesia)
Minggu, 19 Mei 2019 - 00:29

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Nuffic Neso Indonesia menyelenggarakan kegiatan StuNed Welcoming Session StuNed Master Awardees 2019 dan buka puasa bersama berlangsung di Hotel Bidakara Grand Pancoran Jakarta, Sabtu (18/5/2019).

Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl mengatakan acara ini dalam rangka penerimaan awardees program beasiswa StuNed batch 2019.

"Kegiatan dalam rangka 'Selamat datang' untuk awardees StuNed yang baru," kata Peter van Tuijl.

Menurut Peter van Tuijl, pihaknya sangat senang bisa mendukung StuNed lagi di tahun ini.

"StuNed (Studeren in Nederland) atau studi di Belanda, adalah program beasiswa yang bertujuan membantu pembangunan Indonesia melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia," tuturnya.

Peter van Tuijl mengungkapkan karena keterbatasan sumber anggaran maka proses seleksi sangat ketat tetapi yang menjadi berita bagus adalah kualitas pemohon beasiswa naik setiap tahun.

Menurutnya, kenaikan ini bisa dapat sebagai salah satu indikasi kualitas pendidikan di Indonesia akan lebih baik dan diharapkan generasi muda bisa membangun masa depan Indonesia yang lebih maju.

"Belanda masih menjadi tujuan bagi pelajar Indonesia untuk menimba ilmu di beberapa bidang “klasik” seperti hukum, pertanian, dan teknik sipil, terutama yang berhubungan dengan pengelolaan air dan pembangunan infrastruktur," jelas Peter van Tuijl.

Kegiatan StuNed Welcoming Session StuNed Master Awardees 2019 dan buka puasa bersama ini dihadiri Sekretaris Kedua Bidang Politik Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta, Roy Spijkerboer, Koordinator Tim Beasiswa, Indy Hardono, dan Ketua Ikatan Alumni StuNed (I Am StuNed), Immanuel Hutasoit. (*)

Jurnalis : Ivan Iskandaria (MG-69)
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration