Selasa, 17 September 2019
Peristiwa - Daerah

BPRS Al Mabrur Ponorogo Gelar Buka Bersama Nasabah Tabarok

BPRS Al Mabrur Ponorogo Gelar Buka Bersama Nasabah Tabarok Penyerahan plakat Penghargaan oleh Komisaris Utama BPRS Al Mabrur, Bapak Heriyanto (kanan) kepada Riyanto selaku creator/pencipta Pembiayaan Tabarok. (FOTO: Istimewa)
Sabtu, 18 Mei 2019 - 15:38

TIMESINDONESIA, PONOROGO – Sebagai wujud kebersamaan bank dengan nasabahnya, pada Jumat (17/5/2019) kemarin BPRS Al Mabrur Ponorogo mengadakan penghelatan buka bersama dengan nasabah Tabarok (pembiayaan retail) yang sebagian besar nasabahnya adalah para pedagang pasar dan para pengusaha rumahan lainnya.

Acara ini juga dihadiri juga oleh jajaran pengurus lainnya seperti Dewan Komisaris dan Pemegang Saham, Dewan Pengawas Syariah, Dewan Direksi dan seluruh karyawan beserta Direksi BPRS yang berada di wilayah kerja Kediri.

Hadir pula dalam kesempatan ini Riyanto, Ketua Asbisindo DPW JATIM Kompartemen BPRS yang juga Direktur Utama BPRS Sarana Prima Mandiri Pamekasan.

Dalam acara ini BPRS Al Mabrur memberikan plakat penghargaan kepada Riyanto selaku Creator/Pencipta produk pembiayaan Tabarok yang diserahkan oleh Komisaris Utama BPRS AL Mabrur  H. Achmad Suyanto Heriyanto, BA.

Dalam sambutannya Heriyanto mengatakan bahwa acara bukber khusus dengan nasabah Tabarok ini sebagai wujud rasa syukur karena sejak 6 bulan yang lalu BPRS Al Mabrur merasakan nuansa kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat kecil melalui pembiayaan Tabarok ini.

"Ada kenikmatan dan kepuasan tersendiri saat kami bisa melayani kebutuhan masyarakat kecil seperti para pedagang pasar ini", kata Heriyanto yang diamini pula oleh Kiai Ma'sum Yusuf pimpinan Ponpes Ar Risalah, Ponorogo yang juga merupakan Ketua Dewan Pengawas Syariah BPRS Al Mabrur.

"Pembiayaan yang betul betul menyentuh masyarakat kecil seperti inilah sejak dulu diharapkan oleh para pendiri Bank ini termasuk saya" kata Kiai Ma'sum disela-sela tausyiahnya.

Apa sih kelebihan produk pembiayaan Tabarok? berikut penjelasan Riyanto. "Pembiayaan Tabarok mengandung banyak misi,... ada bisnis, sosial keagamaan dan misi edukasi.

Pembiayaan ini adalah pembiayaan tanpa agunan yang berbasis Bagi Hasil dengan plafon antara 2 sampai dengan 10 juta untuk membidik segment pengusaha retail seperti para pedagang pasar ini yang mana sebelumnya mereka banyak menjadi korban rentenir," jelas Riyanto.

Masih menurut dia, misi keagamaan yang dimaksud adalah mengentaskan masyarakat dari transaksi-transaksi ribawi dalam kegiatan usahanya. Dalam lingkungan masyarakat seperti di pasar-pasar sampai detik ini masih banyak berkeliaran para rentenir dan selalu menyengsarakan para korbannya. Disinilah  terciptanya pembiayaan Tabarok menjadi solusi alternatif bagi mereka.

"Sedangkan misi edukasi dari produk ini adalah mendidik kembali mereka untuk rajin menabung dari sebagian pendapatan mereka setiap hari untuk dikumpulkan dan diambil oleh petugas bank, dan daritabungan itu mereka berbagi hasil dengan bank setelah dipotong infaq shodaqoh," imbuhnya.

"Pembiayaan Tabarok ini sangat diminati oleh masyarakat kecil karena persyaratannya sangatlah mudah, tanpa agunan dan layanannya cepat sehingga sudah sepantasnya kami memberikan penghargaan dan appresiasi kepada Pak Riyanto selaku creator dari produk ini," kata Nurul Ma'rufa, Direktur Utama BPRS Al Mabrur Babadan, Ponorogo. (*)

Jurnalis : Ridwan Sutarjo (DJ-030)
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur

Komentar

Registration