Kuliner

Kisah Panjang Kue Kering, Hingga Menjadi Kue Wajib saat Lebaran

Kisah Panjang Kue Kering, Hingga Menjadi Kue Wajib saat Lebaran Kue Kering (FOTO: http://rilis.id)
Sabtu, 18 Mei 2019 - 13:14

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Selain ketupat dan opor ayam, kue kering menjadi makanan yang wajib disediakan saat lebaran. Ternyata kue kering memiliki kisah yang panjang sebelum akhirnya menjadi kue khas lebaran.

Nah seperti apa kisah kue kering ini? Dikutip dari kompas.com kue kering sebenarnya kue yang tak sengaja dibuat. Pada abad ke 7, di Persia kue kering secara tak sengaja dibuat. Ceritanya para koki saat itu kesusahan untuk mengetahui temperatur oven saat akan membuat roti.

Untuk mengetahui suhu oven, koki meletakkan sedikit adonan roti dalam oven. Taraaa.. adonan kecil itu menjadi garing dan renyah. Tak disangka adonan coba-coba itu disukai banyak orang.

Lantas pedagang muslim dari Persia mengenalkan kue kering ke daratan Eropa. Sekitar abad ke 14 kue kering dinikmati hampir seluruh warga Eropa, baik keluarga kerajaan hingga warga biasa.

Kemudian pada 1596, makanan ringan ini menjadi makanan yang disajikan untuk kelas menengah di Inggris. Kue kering yang populer saat itu berbentuk persegi kecil yang diperkaya dengan kuning telur dan rempah-rempah. Kepopuleran kue kering makin berkembang karena penganan ini bisa tetap awet dalam waktu yang lama.

Pada 1671, imigran Inggris, Skotlandia, dan Belanda membawa kue kering pertama ke Amerika Serikat. Kue kering kemudian disajikan saat minum teh. Saking polpulernya, industri rumahan kue kering kian merebak.

Selanjutnya, ratusan resep kue dibuat di Amerika Serikat. Baru sekitar abad ke-17 dan 18 di Eropa, pembuatan kue mulai dikontrol dengan hati-hati oleh asosiasi profesional.

Setelah revolusi industri, pada abad ke-19, teknologi pembuatan kue makin maju. Saat itu, bermacam-macam kue kering diciptakan mulai dari rasa manis hingga gurih. Sejak saat itu, kue menjadi salah satu kudapan wajib untuk berbagai perayaan di Eropa maupun Amerika seperti Natal dan sebagainya.

Nah kue kering ini masuk Indonesia saat penjajahan Belanda. Nastar salah satu kue kering yang paling terkenal saat itu. Kue ini menjadi pengganti pie blueberry atau apel yang merupakan kegemaran bangsa Belanda. Nama nastar adalah kepanjangan bahasa Belanda yaitu “Ananas/ nanas” dan “Taart/tart/pie” yang artinya Tart nanas.

Kini nastar menjadi kue kering yang paling disukai saat lebaran. Dalam perjalanannya, modifikasi kue kering kian berkembang. Baik dari segi bentuk maupun rasa. (*)

Jurnalis : Tria Adha
Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration