Peristiwa - Daerah

Wali Kota Yogyakarta dan Direktur Berlico Farma Semangati Kaum Dhuafa

Wali Kota Yogyakarta dan Direktur Berlico Farma Semangati Kaum Dhuafa Wali kota Yogyakarta Haryadi Suyuti dan Direktur PT  Berlico Mulia Farma (anak usaha PT Sido Muncul) Irwan Hidayat bersama kaum dhuafa dan anak yatim. (FOTO: Istimewa/TIMES Indonesia)
Jum'at, 17 Mei 2019 - 22:09

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTAWali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti tampil bersama Direktur PT Berlico Mulia Farma (anak usaha PT Sido Muncul) Irwan Hidayat memberi semangat dan memotivasi ratusan dhuafa dan lansia di Balaikota Yogyakarta, Jumat (17/5/2019).

Haryadi dan Irwan dalam kesempatan itu mengangkat kisah tentang peran perempuan khususnya ibu yang seringkali menempuh perjuangan berat demi menghidupi keluarga. “Sosok ibu bagaikan matahari yang menyinari bumi, tanpa minta balasan kasih sayang,” kata Haryadi.

Haryadi menuturkan, di era seperti saat ini hal paling sulit ditemui adalah rasa ikhlas. Namun rasa ikhlas ini, hampir selalu dimiliki para perempuan yang sudah menjadi ibu. “Kadang kita sulit mendefinisikan apa yang namanya keikhlasan dalam memberi. Kisah ibu dari Pak Irwan Hidayat bisa menjadi contoh,” terang Haryadi dalam kegiatan yang dibarengi dengan pemberian santunan total senilai Rp 200 juta untuk 1000 dhuafa dari 14 kecamatan di Yogyakarta.

Irwan Hidayat dalam kesempatan itu membeberkan sebuah cerita menarik. Irwan berkisah mengenai alasan mengapa ia selama ini fokus untuk menyantuni orang-orang tidak mampu, khususnya mereka yang sudah berusia lanjut.

Pada 2017 silam, ibunya yang berusia 89 tahun meninggal dunia. Sebelum meninggal, sang ibu berpesan kepada anak-anaknya agar mereka memperhatikan orang orang tua.

“Ibu saya sebelum meninggal bilang 'Kalau saya sudah nggak ada, kamu harus bikin rumah jompo. Karena jadi orang tua itu nggak enak, sering ngerasa pegel linu'," ujar Irwan menirukan pesan mendiang ibunya.

Irwan lantas mengatakan tahun 2018 amanah sang ibu dapat direalisasikan. Mulai tahun itu ia intens untuk menyambangi yayasan lanjut usia di Jakarta.

Selanjutnya ia juga membuat program untuk datang ke Panti Werdha dan membantu mereka dengan cara memberikan uang saku.

“Baru saya tahu, bahwa uang yang didapat ibu-ibu di panti itu ternyata hanya dikumpulkan. Sebab saat anak-anaknya datang menjenguk, ternyata bukan anaknya yang memberi uang pada ibu ibu itu, justru sebaliknya, ibu itu yang memberi uang kepada anaknya. Seperti itu sayangnya seorang ibu kepada anaknya, tidak perhitungan,” ujar Irwan.

Irwan juga mengaku bersyukur, pada kesempatan ini dapat berbagi rezeki dengan dhuafa yang didominasi oleh ibu-ibu tersebut. Selain dhuafa, tahun ini ia juga menggelontorkan santunan untuk anggota Linmas.

“Saya berharap bantuan ini bisa meringankan beban dan membantu ibu-ibu semua dalam menyambut Hari Raya,” ucap Irwan.

Wali Kota Yogya Haryadi dalam kesempatan itu berpesan kepada seluruh penerima santunan bila memberi itu lebih besar pahalanya dari pada yang menerima. Pesan tersebut diberikan untuk memecut semangat dan mental warganya agar bisa berbagi kepada sesama dengan apa yang mereka miliki saat ini.

“Kalau tahun ini sudah ke sini, tahun berikutnya ya sudah tidak usah ke sini. Artinya sudah bisa memberdayakan diri dan memilih untuk berbagi,” tuturnya.

Wali Kota Yogyakarta menyebutkan bahwa hadir sebagai penerima santunan di Kompleks Balaikota tersebut adalah buruh gendong, linmas, dhuafa dan warga tidak mampu yang lain. (*)

Jurnalis : A Riyadi
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Yogyakarta

Komentar

Loading...
Registration