Peristiwa - Daerah

Presiden Jokowi Tinjau Pembangunan Kampung Bola International di Bali

Presiden Jokowi Tinjau Pembangunan Kampung Bola International di Bali Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pembangunan Kampung Bola International  yang berada di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (17/5/2019).(FOTO Khadafi/TIMES Indonesia).
Jum'at, 17 Mei 2019 - 17:46

TIMESINDONESIA, BALIPresiden Jokowi (Joko Widodo) meninjau pembangunan Kampung Bola International yang berada di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (17/5/2019) sore.

Selain meninjau Kampung Bola, Presiden Jokowi juga melihat pengembangan wisata paralayang. Lokasinya bersebelahan dengan Kampung Bola International.

Kampung-Bola-Jokowi-2.jpgPresiden RI, Joko Widodo.

Luas lahan Kampung Bola Internasional termasuk dengan bangunan diperkirakan mencapai sekitar 16 hektare.

Untuk pembiayaan pembangunan lapangan itu, menggunakan dana desa mencapai Rp780 juta dan laba Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebesar Rp5 miliar untuk pembangunan di sekitar Kampung Bola International.

Menurut Jokowi, apa yang terjadi pada Kampung Bola Internasional merupakan bentuk keberhasilan memanfaatkan dana desa.

"Ini salah satu yang berhasil betul memanfaatkan dana desa untuk kesejahteraan masyarakat," kata Jokowi

Jokowi menuturkan, di Desa Kutuh ini konsentrasinya sport tourisme. "Misalnya menyewakan lapangan bola untuk latihan, kompetisi internasional, untuk paralayang yang setahun bisa menghasilkan 800 juta. Sehingga desa sendiri memiliki revenue per tahun Rp 50 miliar. Coba bayangkan," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Menurutnya, Desa Kutuh merupakan contoh bagaimana dana desa itu bisa men-trigger ekonomi, sehingga masyarakat bisa benar-benar merasakan manfaatnya.

"Dan ini sebetulnya bisa di-copy di tempat-tempat lain seperti Sumatera dan Jawa yang memiliki kemiripan," ucap Jokowi.

Adanya Kampung Bola International di Desa Kutuh Bali, kata Presiden Jokowi adalah keberhasilan pengelolaan dana desa untuk kemanfaatan masyarakat. Kendati, saat ini masih konsentrasi dalam pembangunan. (*)

Jurnalis : Muhammad Khadafi
Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Bali

Komentar

Loading...
Registration