Peristiwa - Daerah

Dinas Pertanian Gencarkan Sosialisasi Asuransi Pertanian

Dinas Pertanian Gencarkan Sosialisasi Asuransi Pertanian Agar petani lebih tenang, Dispertan Sosialisasi Asuransi Pertanian. (Foto: Muhammad Dhani Rahman/TIMES Indonesia)
Jum'at, 17 Mei 2019 - 16:10

TIMESINDONESIA, BATUDinas Pertanian Kota Batu sedang menggencarkan sosialisasi perlindungan usaha tani berbentuk asuransi pertanian untuk para petani.

Data Dinas Pertanian, jumlah petani yang pailit akibat gagal panen cukup banyak. Guna melindungi usaha pertanian di Kota Agrowisata ini, Dispertan memberikan pengetahuan terkait asuransi ini.

“Hal ini sangat penting untuk diketahui oleh petani untuk menghindarkan kerugian petani lebih besar lagi akibat gagal panen, “ kata Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Kota Batu, Heru Mulyanto.

Dinas-Pertanian-Kota-Batu-a.jpg

Sosialisasi ini dilakukan kepada  50 Gapoktan dan Kelompok Wanita Tani. Menurut Heru, asuransi pertanian sangat penting terlebih di Kota Batu ada sekitar 6.252 petani di 220 kelompok tani yang menanam di atas lahan seluas 10.834,48 ha.

Lewat program asuransi pertanian ini, diharapkan gagal panen tidak lagi menjadi momok, karena kerugian akibat serangan hama atau bencana bisa dicover asuransi.

Selain itu menurut Heru, program asuransi ini bisa meningkatkan pendapatan petani. Sosialisasi ini diberikan karena hampir seluruh petani belum mengikuti program asuransi pertanian, sehingga ketika ada gagal panen, kerugian ditanggung sendiri oleh petani.

Namun sayangnya, sementara waktu asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) Jasindo hanya memberikan asuransi untuk pertanian pada saja, padahal lahan pertanian padi di Kota Batu luasnya hanya 510 hektar.

Sementara untuk pertanian Hortikultura, Dinas Pertanian memberikan fasilitas kerjasama akses pembiayaan produksi pertanian seperti, kredit usaha rakyat dari BNI, kemitraan pemasaran agribisnis dengan Transmart, dan pembeerdayaan UMKM dari hasil produk pertanian.

Agar petani lebih tenang Dinas Pertanian Kota Batu sedang menggencarkan sosialisasi perlindungan usaha tani berbentuk asuransi pertanian untuk para petani. (*)

Jurnalis : Muhammad Dhani Rahman
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : TIMES Batu

Komentar

Loading...
Registration