Peristiwa - Daerah

Massa Aksi Kedaulatan Rakyat Datangi KPU NTB, Minta Paslon 01 Didiskualifikasi

Massa Aksi Kedaulatan Rakyat Datangi KPU NTB, Minta Paslon 01 Didiskualifikasi Massa aksi Kedaulatan Rakyat Nusa Tenggara Barat mendatangi kantor KPU NTB. (FOTO: Istimewa)
Jum'at, 17 Mei 2019 - 14:47

TIMESINDONESIA, MATARAM – Ratusan massa aksi yang tergabung dalam aksi kedaulatan rakyat Nusa Tenggara Barat mendatangi kantor KPU Nusa Tenggara Barat. Mereka menuntut agar KPU dan Bawaslu mendiskualifikasi paslon 01 Duet Jokowi-KH Ma'aruf Amin, Jumat, (16/05/19).

Mereka menilai, telah terjadi kecurangan yang terstruktur sistematis dan masif dalam Pilpres 2019.

"KPU ingatlah, tidak ada yang kekal di dunia ini, dan kecurangan sudah jelas di depan mata,"ungkapnya.

Dalam aksi ini, mereka membacakan pernyataan sikap sekaligus melakukan Deklarasi Kemenangan Prabowo-Sandi.

Berikut pernyataan sikap massa aksi kedaulatan rakyat Nusa Tenggara Barat: 

1. Menyatakan keputusan dan rekomendasi ijtimak ulama III
2. telah terjadi kecurangan dan kejahatan yang tetstruktur sustematis dan massif.
3. Mendesak bawaslu dan KPU untuk membatalkan dan diskualifikasi capres 01.
4.mengajak umat seluruh anak bangsa untuk mengawal secara syari. Diskualifikasi capres 01.
5. Mendesak DPR-MPR untuk membentuk tim pencari fakta kebenaran.
7. Mendorong lembaga indpenden usut tuntas tragedi kematian KPPS/PPS
8. KPU harus bertangguggjawab
9. TNI POLRI jangan jadi alat
10. Menolak hasil pemilihan 2019, stop situng KPU.

Sementara itu, Sekretaris KPU NTB mewakili Komisioner Mars Ansori Wijaya saat menemui masa aksi menyampaikan, dirinya akan menyampaikan pernyataan sikap ini ke Komisioner KPU NTB dan akan melanjutkan ke KPU RI.

"Nanti akan dilanjutkan ke KPU RI dan nanti akan kami bahas di jajaran Komisioner KPU Provinsi," ucapnya. (*)

Jurnalis : Anugrah Dany Septono
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Mataram

Komentar

Loading...
Registration