Gaya Hidup

Kunjungi Kawasan Budidaya Anggrek, Dirjen Hortikultura Galakkan Ekspor Tanaman Hias

Kunjungi Kawasan Budidaya Anggrek, Dirjen Hortikultura Galakkan Ekspor Tanaman Hias Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Suwandi. (FOTO: Rusman For TIMES Indonesia)
Jum'at, 17 Mei 2019 - 11:35

Permudah Izin Ekspor

Dirjen Hortikultura Kementan Suwandi tegaskan pihaknya komitmen untuk terus meningkatkan ekspor komoditi hortikultura. Tidak hanya sayuran, buah-buahan tapi juga tanaman hias.

"Sesuai arahan dari Menteri Pertanian, kita terus meningkatkan ekspor komoditas pertanian kita dan juga kendalikan impor. Ekspor terus kita galakkan, salah satunya dari komoditas tanaman hias," kata Suwandi.

Suwandi mengatakan, banyak komoditas pertanian di dalam negeri ini bernilai devisa bagi negara. Salah satunya tanaman hias yang digalakkan oleh PT Eka Karya Graha ini. Perusahaan ini membudidayakan berbagai jenis tanaman anggrek untuk diekspor. Adapun negara tujuan ekspor tanaman hias ini antara lain Singapura dan juga Jepang.

"Ekspor tanaman hias proses perijinannya sekarang sudah online. Nggak berbelit-belit. Nggak pakai lama. Kalau dulu 13 hari, sekarang tidak sampai 3 jam sudah selesai. Ijinnya kami percepat. Kalau perlu saya tandatangan langsung," katanya.

Suwandi dalam blusukannya menilai pangsa ekspor tanaman hias luar biasa. Menariknya, permintaan dalam negeri untuk tanaman hias ini ternyata juga cukup besar. Ini ada juga kirimnya ke Bali, Jakarta, Surabaya, Makassar, Medan hingga Kalimantan. 

"Hampir semua pulau. Hotel, bandara, gedung perkantoran, mall-mall, ini dari sini. Tanaman hias yang ada di Bandara Cengkareng pesannya juga dari sini," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Produksi Phalaopsis, Jessica Stephanie mengaku bersyukur ijin ekspor untuk tanaman hias ke mancanegara sangat mudah. ‎"Kita bersyukur ekspor kami ke luar negeri nggak pernah ada masalah. Perizinannya sangat mudah, dan simpel," katanya. (*)

Jurnalis : Alfi Dimyati
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Registration