Ketahanan Informasi

Kisah Alumni Teknik Mesin Unisma Malang yang Kini Menjabat Kades

Kisah Alumni Teknik Mesin Unisma Malang yang Kini Menjabat Kades (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)
Jum'at, 26 April 2019 - 08:46

TIMESINDONESIA, MALANG – Setiap alumni Unisma Malang harus menjaga nama baik alamamater. Seperti yang dilakukan oleh Ali Harun, lulusan Fakultas Teknik tahun 2012 itu kini menjadi Kepala Desa Bilal, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Ali memiliki prinsip kegigihan dan kedisiplinan adalah kunci kesuksesan. Sesulit apapun kondisi yang dihadapi selama gigih dan disiplin masih dipegang teguh maka kesuksesan akan nyata didepan mata.

Ali Harun menginjakkan kaki di Malang tahun 2006 dengan niatan mengembangkan kapasitas dirinya dan melihat dunia luar yang luas.

Teknik-Mesin-Unisma-Malang2.jpg

Di kampus Unisma, Ali memilih Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin. Keaktifan selama proses kuliah ini mengantarkan dirinya saat ini menjadi pribadi yang matang, mental kuat, spiritual terlatih, dan leadership yang kokoh. Semuanya itu didapat di Unisma dengan berproses selama 6 tahun, 2006-2012.

Lulus tahun 2012, Ali Harun pulang ke kampung halamannya. Harun berniatan untuk mengabdikan dirinya ditengah-tengah masyarakat.

Kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungannya inilah pada akhirnya dipercaya masyarakat Bilal, Adonara Timur, untuk menjadi Kepala Desa di tahun 2016 sampai sekarang ini.

Apa yang sudah dilakukan Harun? Rupanya Harun ingat betul akan pesan Kyai Tolhah Hasan, Ketua Dewan Pembina Unisma, yang selalu mengatakan bahwa jadi alumni Unisma itu harus mempunyai 2 kesalehan, yaitu saleh spiritual dan saleh sosial.

Terbukti selama menjadi kades, Harun sukses memperbaiki infrastruktur yang rusak, usaha tani meningkat, kesehatan meningkat, sanitasi, dan air bersih tersedia dan lain-lain.

Teknik-Mesin-Unisma-Malang3.jpg

“Selama saya menjadi Kades, saya telah melakukan perbaikan infrastruktur  yang rusak, usaha tani meningkat, pembangunan gedung posyandu, bibit kacang tanah dan pupuk untuk petani, bantuan profil tank untuk petani, sanitasi, dan air bersih,” kata Harun.

Ditanya kesannya terhadap Unisma, Harun menegaskan rasa syukur yang mendalam karena pernah kuliah dan bertemu orang-orang hebat di Unisma.

“Saya sangat bersyukur bisa kuliah di kampus Unisma yang sudah memberikan ilmu yang cukup. Sehingga saya bsa menjadi orang kepercayaan di desa saya. Sedikit masukan untuk kampus khususnya untuk Fakultas Teknik. Kalau bisa di tambah lagi peralatan mesin untuk menunjang  kegiatan belajarnya,” kata Harun.

Kesuksesan Harun ini membawa dirinya berkomitmen untuk menjadi Humas Unisma di Daerah Flores Timur, Nusa Tenggara Barat.

“Saya siap menjadi Humas Unisma Malang untuk daerah NTT,” tegas Harun. (*)

Jurnalis : Muhammad Yunus (CR-057)
Editor : AJP-5 Editor Team
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

Komentar

Loading...
Registration