Peristiwa - Daerah

Kodim 0833 Kota Malang Gelar Komsos, Ini yang Dibahas

Kodim 0833 Kota Malang Gelar Komsos, Ini yang Dibahas Kasdim 0833 Kota Malang membuka Komsos dengan Komponen Masyarakat Kota Malang di Makodim. (FOTO: Times Indonesia Network)
Kamis, 25 April 2019 - 21:09

TIMESINDONESIA, MALANGKodim 0833 Kota Malang menggelar acara Komsos (komunikasi sosial) dengan komponen masyarakat. Komsos kali ini mengambil tema "Melalui silaturahmi dengan komponen masyarakat kita tingkatkan rasa cinta tanah air wawasan kebangsaan dan kesadaran berbangsa dan bernegara dalam rangka membantu kesulitan rakyat serta menjaga dan mempertahankan kedaulatan".

Acara digelar di Aula Makodim 0833 Jl Kahuripan Kota Malang. Kamis (25/4/2019). Dalam sambutanya Komandan Kodim 0833 Letkol Tommy Anderson  yang dibacakan Kasdim 0833 menyampaikan banyak terimakasih atas kegiatan hari ini.

Kodim-0833-2.jpg

“Kegiatan ini diselenggarakan guna menjalin silaturahmi dan komunikasi sosial antara TNI, khususnya Kodim 0833/Kota Malang sebagai komando kewilayahan dengan komponen masyarakat yang ada di wilayah Kota Malang,” jelasnya.

Kegiatan ini merupakan sarana yang efektif untuk memelihara dan meningkatkan kebersamaan. Tujuannya untuk membangun komunikasi dialogis sehingga dapat diperoleh kesamaan pandang dalam memahami setiap permasalahan yang terjadi untuk terpelihara keharmonisan dan sinergitas.

"Kebersamaan seperti ini perlu untuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan yang sangat diperlukan guna menghadapi berbagai permasalahan terutama di wilayah Kota Malang," jelas Dandim.

Kodim-0833-3.jpg

Komunikasi sosial ini, sambung dia, sebagai salah satu metode binter. "Komsos ini juga merupakan wahana untuk mewujudkan kebersamaan dan kedekatan hubungan dengan seluruh komponen bangsa.  Penyampaian kebijakan pimpinan yang berkaitan dengan peran tugas dan fungsi TNI Angkatan Darat dalam membantu upaya untuk menciptakan pemberdayaan wilayah pertahanan negara dalam menghadapi ancaman yang timbul," jelas Dandim.

Tampak hadir dalam acara Komsos ini perwakilan dari PCNU Kota Malang, PDM Kota Malang, FKUB, media, OKP, dan tokoh Aremania. 

Dalam sesi dialog, sejumlah undangan memyampaikan beberapa usulan. Mulai dari persoalan pasca pilpres, maraknya hoaks, hingga upaya bersama komponen masyarakat agar Kota Malang damai.

"Meski polemik antar kubu pasca pilpres 17 April masih ramai, warga Kota Malang tidak perlu ikut-ikutan dengan yang ada di Jakarta. Biarkan di sana panas, tapi di sini harus dingin. PCNU Kota Malang dan seluruh lembaga di bawahnya, siap menjaga kedamaian Kota Malang," tandas Dr Zulkarnaen, wakil sekretaris PCNU Kota Malang.

Hal senada juga disampaikan Hadi dari Aremania. Menurutnya maraknya hoaks menjadi penyebab utama panasnya situasi pasca pilpres. "Hoaks langsung masuk di HP kita. Tak mengenal waktu dan tempat. Ini yang harus diperangi bersama-sama," tandas Hadi.

Merespons hak itu, GM TIMES Indonesia Malang, Juli Mihsan, menyampaikan bahwa hoaks saat ini memang sudah diproduksi secara masal, masif, dan sistemik. Karenanya harus benar-benar bisa menyaring informasi sebelum di-share.

Di sisi lain, media juga kadang turut memberi kontribusi memanas-manasi. "Tapi ini biasanya dilakukan media-media partisan dan hanya memburu keuntungan. Padahal yang terpenting adalah bagaimana masyarakat ini damai, negara ini tidak tercerai berai. Ini seharusnya tugas media," tandas Juli.

Untuk itu, secara spesifik, TIMES Indonesia sebagai media nasional bersama 21 media nasional lainnya, membentuk konsorsium CekFakta. "Ini sebagai bentuk perlawanan terhadap hoaks yaang begitu dahsyat," ujarnya dalam dialog Komsos yang digelar Kodim 0833 Kota Malang(*)

Jurnalis : Imadudin Muhammad
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Malang

Komentar

Loading...
Registration