Peristiwa - Nasional

Sambangi KPU RI, Sekjen Koalisi Indonesia Adil Makmur Ucapkan Belasungkawa

Sambangi KPU RI, Sekjen Koalisi Indonesia Adil Makmur Ucapkan Belasungkawa Sekjen Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)
Kamis, 25 April 2019 - 15:39

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sekjen Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani menyambangi kantor KPU RI bersama sejumlah Sekjen partai koalisi Indonesia Adil Makmur, Kamis (25/4/2019).

Dalam kunjungan tersebut, mereka menyampaikan rasa belasungkawa atas banyaknya petugas penyelenggara Pemilu 2019 yang gugur saat bertugas.

"Kami menyampaikan duka cita belasungkawa simpati yang teramat besar dari kami para Sekretaris Jenderal partai-partai politik yang tergabung dalam koalisi Adil dan Makmur pengusung pasangan Prabowo-Sandi atas banyaknya penyelenggara pemilihan umum di berbagai tingkat yang wafat meninggal akibat berbagai macam sebab," ujar Muzani di kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

Selain itu, melihat banyaknya korban yang berjatuhan tersebut, Muzani berharap KPU RI seharusnya bisa lebih ketat dalam melakukan seleksi petugas. Terutama dalam hal kesehatan.

"Mestinya diskusi kami adalah hal itu harusnya sudah diantisipasi oleh KPU dengan cara pertama merekrut petugas-petugas penyelenggara KPU di berbagai tingkatan yang sehat baik jasmani maupun rohani yang tidak dalam politik partisial sehingga dia bisa menjalankan tugas negara tanpa berbagai macam kepentingan dan itu bisa mengurangi," ujarnya.

Lebih dari itu, dirinya menilai pemilu kali ini merupakan pemilu terberat sepanjang sejarah. Bagiamana tidak, menurut catatan KPU, terdapat 1027 petugas TPS yang menjadi korban. Dari 1027 tersebut, 883 harus dirawat di Rumah Sakit dan 144 dinyatakan meninggal dunia.

"Rasanya inilah pemilihan umum yang menurut kami paling berat bebannya paling berat tanggung jawabnya sehingga harus memakan korban sangat banyak," imbuhnya mewakili Sekjen koalisi Indonesia Adil Makmur lainnya. (*)

Jurnalis : Rahmi Yati Abrar
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration