Politik

Fokal UI Beberkan Alasannya Dukung Duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin

Fokal UI Beberkan Alasannya Dukung Duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin Ketua Fokal UI, Pande K Trimayuni (FOTO: Rizki Amana/TIMES Indonesia)
Rabu, 24 April 2019 - 18:27

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ketua Forum Koordinasi Lintas Fakultas Alumni Universitas Indonesia (Fokal UI), Pande K Trimayuni sampaikan bahwa isu intoleransi yang mengancam kesatuan dan persatuan Indonesia menjadi dasar Fokal UI mendukung duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin dalam perhelatan Pilpres 2019. 

Pande menuturkan bahwa awal dari berdirinya Fokal UI bukan untuk gerakan yang sengaja dihadirkan dalam perherlatan pesta demokrasi 5 tahunan ini, terlebih isu tersebut telah menjalar dalam sistem pendidikan yang ada. 

"Prosesnya sejak awal kita ini kan bukan suatu gerakan yag timbul untuk pilpres ini. Bukan. justru kita di UI timbul gerakan ini awalnya untuk melawan isu-isu intoleransi. Jadi, kita melihat bahwa mulai ada gerakan-gerakan anti toleransi di kampus, gerakan-gerakan ekstrimis segala macam yang kemudian kita lihat mempengaruhi sistem pendidikan," ucap Pande kepada wartawan saat ditemui di bilangan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (24/3/2019).

Lebih lanjut, Pande menjelaskan bahwa pihaknya siap meng-advokasi kegiatan-kegiatan yang mengancam keberadaan ideologi Pancasila serta UUD 1945. Terlebih ramainya isu tersebut pada masa perhelatan Pemilu Serentak 2019.

"Kita Alumni UI tergerak untuk bagaimana kiat meng-advokasi, memperjuangkan nilai-nilai kebergaman, nilai-nilai persatuan dan kesatuan melalui cara-cara pendekatan ke beberapa kelompok," jelas Pande. 

Selanjutnya, Fokal UI akan memberikan andil dalam menjaga pertumbuhan dan perkembangan negara dengan menggelar serangkaian Focus Groups Discussions (FGD) untuk memberikan masukan terhadap pemerintah dalam membangun bangsa Indonesia pasca Pemilu 2019 ini.

Berdasarkan poin-poin tersebut, Fokal UI menilai bahwa kubu duet Jokowi-KH Ma'ruf Amin merupakan tokoh yang tepat dalam mengatasi permasalahan dan isu-isu yang ada Indonesia. (*)

Jurnalis : Rizki Amana
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration