Politik

Kursi Wagub DKI Jakarta Delapan Bulan Kosong, Gembong: Partai Segera Bentuk Pansus

Kursi Wagub DKI Jakarta Delapan Bulan Kosong, Gembong: Partai Segera Bentuk Pansus Politisi PDIP, Gembong Warsono (FOTO: Suara.com)
Selasa, 23 April 2019 - 21:56

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Politisi PDI Perjuangan Gembong Warsono mengimbau agar semua fraksi di lingkungan DPRD DKI Jakarta dapat menyegerakan pembentukan pansus. Mengingat sampai saat ini penetapan posisi Wagub DKI Jakarta belum tercapai kesepakatan.

"Kasihan juga kalau pak gubernur kerja sendirian supaya tidak sendirian maka dari dulu kita dorong agar semua partai pengusung segera mengirimkan nama," ucap Gembong saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih belum memiliki Wakil Gubernur setelah ditinggal Sandiaga Uno untuk maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) bersama Prabowo Subianto di Pilpres 2019. 

Namun, hal tersebut bukan berarti bahwa tidak ada tokoh yang cocok mengisi kekosongan kursi orang nomor 2 di Ibu Kota Jakarta. 

Sayangnya setelah melalui beberapa tahapan mulai dari penyaringan bakal cawagub yang telah mengeluarkan dua nama kandidat harus terhambat dikarenakan belum terbentuknya panitia khusus (pansus) oleh DPRD DKI Jakarta. 

Lebih lanjut, Gembong mengatakan bahwa mangkraknya penetapan Wagub DKI Jakarta juga disebabkan akan dua partai pengusung PKD dan Gerindra yang masih belum menemui kesepakatan.

"Nah ini kan akibat dari dua partai pengusung yang tak kunjung sepakat saat itu sehingga mengakibatkan molornya proses pembahasan pemilihan wagub DKI Jakarta," jelas Gembong. 

Sebagai informasi, kursi Wagub DKI Jakarta telah mengalami kekosongan semenjak Agustus 2018 lalu. Mesti telah memiliki dua nama kandidat yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto. Namun, hingga saat ini penetapan Wagub DKI Jakarta masih belum menemui kepastian. (*)

Jurnalis : Rizki Amana
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration