Peristiwa - Daerah

Bayi di Probolinggo Cidera Serius Diserang Kera

Bayi di Probolinggo Cidera Serius Diserang Kera Kondisi bayi M. Aldo, korban serangan kera liar di Kedungasem, Probolinggo. (FOTO: Happy L. Tuansyah/TIMES Indonesia)
Selasa, 23 April 2019 - 14:50

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Serangan kera liar ekor panjang kembali meresahkan warga Kedungasem, Kota Probolinggo, Jawa Timur. Kali ini seorang bayi berusia 40 hari menjadi korban. Akibat serangan kera tersebut, bayi malang tersebut mengalami cidera serius.

Kondisi Muhammad Aldo Sanjaya, bayi berusia 40 hari, korban serangan kera ekor panjang, masih tergolek lemas. Putra ketiga pasutri Arsono, 41 tahun dan Yuliatin, 34 tahun, warga RT3/RW4 Kelurahan Kedungasem, Kota Probolinggo ini, mengalami luka serius, di bagian dahi dan kepala belakangnya.

Sebelumnya, bayi mungil itu sedang tidur di ruang tengah. Sementara Arsono, membuat pentol untuk dijual sehari-hari. Yuliatin sendiri sedang menjemur pakaian di depan rumah. Saat sepi itulah, seekor kera ekor panjang berwarna abu-abu menyelinap masuk ke dalam rumah, serta mengganggu si bayi.

“Belum ada lima menit, baru dapat jemur dua potong pakaian, terdengar jeritan. Anak saya sempat dibawa dan langsung dilempar oleh kera itu,” jelas Yuliatin, sembari menahan tangis, Senin (23/4/2019).

Akibatnya, bayi tersebut menderita luka cukup serius. Yakni luka cakaran di dahi dan luka benturan di kepala bagian belakang. Luka tersebut membuat bayi Aldo harus menjalani operasi dan perawatan intensif di RSUD Dr. Mochammad Saleh, Kota Probolinggo.

Terkait keadaan itu, pemerintah setempat langsung ambil tindakan dan melakukan pengawasan. Apabila warga setempat melihat kera liar, untuk segera melapor dan melakukan penangkapan.

“Sejauh ini kami sudah mengantisipasi. Namun ternyata ada serangan kera lagi. Kami menghimbau warga untuk waspada dan berhati-hati. Karena berdasarkan informasi, sepanjang aliran sungai di Kedungasem ini merupakan habitatnya,” ujar Lurah Kedungasem, Nurhadi.

Warga setempat berharap, Pemkot Probolinggo maupun pihak terkait segera mengatasi masalah serangan kera liar ini. Sebab kejadian serupa, sudah sangat sering terjadi dan makan korban. (*)

Jurnalis : Happy L. Tuansyah
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Probolinggo

Komentar

Loading...
Registration