Pendidikan

Limbah Pustaka Purbalingga: Membangun Intelektualitas Bangsa Masih Dipercayakan Pada Buku

Limbah Pustaka Purbalingga: Membangun Intelektualitas Bangsa Masih Dipercayakan Pada Buku Roro Hendarti, bersama koleksi buku-bukunya di perpustakaan Limbah Pustaka (FOTO: Sinnangga Angga/TIMES Indonesia)
Selasa, 23 April 2019 - 14:05

TIMESINDONESIA, PURBALINGGA – Bersamaan dengan peringatan Hari Buku se Dunia (23/4/2019), Roro Hendarti, Pengelola Perpustakaan Bergerak Limbah Pustaka, Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, Jawa Tengah berpendapat bahwa di era digital keberadaan buku dan perpustakaan masih sangat dibutuhkan untuk membangun intelektualitas bangsa.

"Bagaimana nasib generasi penerus bangsa tanpa sentuhan buku-buku yang bermanfaat, karena untuk membangun intelektualitas bangsa masih dipercayakan pada buku. Keberadaan perpustakan masih sangat dibutuhkan untuk membangun karakter dan sumberdaya manusia, karena di era digital buku harus tetap hadir sebagai penyeimbang," katanya kepada TIMES Indonesia, Selasa (23/4/2019).

Menurutnya bukan minat baca masyarakat yang rendah, tapi fasilitas baca yang belum memadai. Karena disamping semakin banyak masyarakat yang tidak mampu membeli buku-buku yang kian mahal harganya, tapi juga karena media digital lebih menawarkan hal yang praktis.

"Sebenarnya perpustakaan justru sangat membantu bagi mereka yang gemar membaca tapi tidak mampu membeli buku. Maka perlu ditingkatkan kualitas dan fasilitas, baik fasilitas perpustakaan, buku buku yang sesuai dan biaya operasionalnya," ujarnya.

Dalam hal ini semua pihak harus terlibat untuk memajukannya,  baik Pemerintah maupun pengelola perpustakaan yang sudah ada. Karena perpustakaan yang sudah lama berjalanpun masih jauh dari harapan.

"Walaupun Pemerintah sudah mendukung baik pembangunan perpustakaan di Desa-Desa, tapi perlu dipikirkan bersama bagaimana Perpustakaan di Desa itu bisa hidup dengan baik. Karena keberadaan perpustakaan masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat dan pemerintahan di level paling bawah (Desa)," lanjutnya.

Roro Hendarti, menambahkan di Purbalingga sudah terdapat 8 Perpusdes dan 4 perputakaan bergerak.

"Untuk Perpustakaan bergerak diantaranya adalah perputakaan Kuda Pustaka (Serang-Karangreja), Limbah Pustaka (Muntang, Kemangkon), Motor Pintar Sinar Cerah (Prigi, Padamara), Matic Pustaka (Lamuk, Kaligondang) Pos Baca Aman (Panican, Kemangkon). Dan semuanya sudah masuk data Pustaka Bergerak Indonesia (PBI)," kata Pengelola Limbah Pustaka Purbalingga ini menambahkan. (*)

Jurnalis : Edi Siswanto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : Purbalingga TIMES

Komentar

Loading...
Registration