Gaya Hidup

Hari Bumi, Mr D Pamerkan Sketsa dan Animasi Bumi bersama 20 Sketsa Putih Hitam

Hari Bumi, Mr D Pamerkan Sketsa dan Animasi Bumi bersama 20 Sketsa Putih Hitam Sketsa dan Animasi Bumi Mr D
Senin, 22 April 2019 - 18:28

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Peringatan Hari Bumi dan Hari Pohon se dunia, pada 22 April 2019, menjadi momentum khusus bagi seniman Mr D alias Doddy Hernanto. Musisi yang dikenal dengan karya mendunia gitar gawai (gedget) ini, memamerkan sketsa bumi bersama 20 karya sketsa putih hitam lainnya di Visma Art Gallery, Jalan Tegalsari no 35, Surabaya. Pameran ini merupakan kali kedua setelah digelar di Wanaku Indo Asian Cuisine Kuta, Bali, Maret lalu.

‘’Hari ini, momentum tepat untuk merefleksi diri, bahwa kita mendiami planet Bumi. Sementara kerusakan bumi  banyak disumbang oleh perilaku kita. Sampah plastik dan anorganik lainnya bukti sumbangsih manusia pada kerusakan bumi,”  ungkap pria yang dikenal dengan julukan Mr D ini, menjelang persiapan pameran dengan tema Sketch Exhibition 22-24 April 2019.

Ekspresi dan ajakan Doddy untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan adalah dengan menorehkan sketsa bumi dan pohon yang tak bisa dipisahkan. Uniknya, sketsa Mr D dibuat dengan pensil warna putih di atas media kertas hitam. Sketsanya pun berwajah white on black. Doddy juga menjadikan sketsanya tersebut sebagai animasi dengan warna bumi yang biru dan mulai memudar dengan munculnya warna orange.

Selain sketsa bumi dalam peringatan Hari Bumi, Mr D juga menggelar 20 karya lainnya. Sebagian besar sketsanya berupa ilustrasi yang mengandung berbagai pesan dan fenomena kehidupan.

Seperti diketahui, Mr D merupakan musisi yang telah membawa nama Indonesia dengan karya gitar gawai jenis elektrik merk Rick Hanes yang meraih penghargaan gitar terbaik dunia versi Majalah Musik Inggris 2014.

Mr D juga sukses membuat karya gitar gawai akustik  berkolaborasi dengan seniman ukir Bali I Wayan Tuges, dengan merk Blue Berry G2. Kini dia juga berkonsentrasi dengan karya lukis sketsa dengan animasi yang bisa ditriger dengan teknologi gawai. ”Berkarya tanpa henti. Seni tak ada batasnya,” ujar Mr D yang juga Direktur Gawainesia TIMES Indonesia Network ini. (*)


Jurnalis : Lely Yuana
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rizal Dani

Komentar

Loading...
Registration