Ekonomi

Bupati Ponorogo: Jajanan yang Enak Banyak, yang Khas Belum Ada

Bupati Ponorogo: Jajanan yang Enak Banyak, yang Khas Belum Ada Bupati Ponorogo,Ipong Muchlissoni mencicipi jajanan khas Ponorogo,(FOTO: M. Marhaban/TIMES Indonesia)
Minggu, 21 April 2019 - 18:05

TIMESINDONESIA, PONOROGOJajanan di Ponorogo yang enak banyak, tapi yang khas belum ada. Itu disampaikan Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni saat membuka event Jajanan Khas Ponorogo, di Atrium Ponorogo City Centre (PPC), Minggu  (21/4/2019).

Menurut Ipong, peserta event tersebut semuanya menampilkan jajanan dengan rasa enak. "Jajanannya enak semua, tapi yang khas belum ada. Dengan begitu saya berharap kepada dinas-dinas terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pariwisata melakukan test case untuk jajanan ini, mana yang pantas dijadikan khas Ponorogo," katanya.

Peserta event jajanan khas Ponorogo tersebut diikuti dari 21 kecamatan di Ponorogo yang diprakarsai Dinas Pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata Ponorogo, Lilik Slamet Raharjo mengatakan, event ini termasuk salah top event promo wisata Ponorogo. "Ini sudah menjadi kalender promo wisata Ponorogo tahun 2019. Dengan event seperti ini saya berharap Ponorogo bisa lebih dikenal masyarakat luas. Jadi Ponorogo tidak hanya dikenal reyognya, tapi juga makanan khasnya," tuturnya.

Seluruh peseta event jajanan khas Ponorogo merupakan binaan PKK Kecamatan. Dari tampilannya beberapa makanan khas sudah menunjukan kemajuan, seperti cara packaging.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo, Sri Wahyuni Muchlossoni mengatakan, cara pengemasan jajanan sudah memadai. "Saya optimistis ke depannya jajanan khas Ponorogo ini bisa laku di pasaran. Dan saya juga berharap bisa dikelola dengan manajemen yang baik pula," jelas Sri Wahyuni.

Puluhan jajanan yang ditampilkan dalam event itu mendapat apresiasi pengunjung Atrium Ponorogo City Centre. Misalnya Jajanan seperti cenil, gathot, jenang sumsum, grendul, cucur, rucuh. (*)

Jurnalis : M. Marhaban (MG-90)
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Ponorogo

Komentar

Loading...
Registration