Kopi TIMES

Membaca Buku Karya 'Kartini': "Haiyani Rumondang, Cinta dan Pengabdian"

Membaca Buku Karya 'Kartini': Buku Haiyani Rumondang,
Minggu, 21 April 2019 - 12:32

TIMESINDONESIA, JAKARTAKESEMPATAN yang patut penulis syukuri, anak yang lahir di tengah pulau kecil dan belajar di pesantren. Diberi kepercayaan untuk menulis buku "Haiyani Rumondang, Cinta dan Pengabdian", perjalanan hidup sosok perempuan, 'Kartini Modern' yang tak ubahnya orang tua sendiri sekaligus mentor dalam banyak hal, memberikan kesempatan untuk mengunyah banyak pengalaman. 

Adalah Ibu Haiyani Rumondang, satu-satunya perempuan yang dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenakerjaan Republik Indonesia.

Ia lahir dan tumbuh dalam keluarga yang sangat memegang kuat nilai-nilai ajaran agama. Ayahnya H Hasan Basri Batubara adalah murid Syeikh Musthafa bin Husein bin Umar Nasution Al-Mandaily. Ulama besar Sumatera Utara pendiri NU dan Pesantren Purba Baru. H Hasan pernah menjadi pengurus NU dan DPRD Sumatera Utara, bahkan kenal baik dengan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

BUKU-Haiyani-Rumondang.jpg

Di samping aktif di Kementerian, ia juga mendedikasikan hidupnya untuk mengabdi di lembaga pendidikan, yakni menjadi dosen di perguruan tinggi Universitas Katholik Atma Jaya, Jakarta dan Universitas Tanjung Pura, Pontianak, Kalimantan Barat.

Selain itu, juga ikut menggagas berdirinya Politeknik Kemnaker khusus prodi Hubungan Industrial. Selain itu perempuan berjilbab ini, juga dipercaya menjadi Ketua Dewan Pengupahan Nasional (Depenas), anggota Dewan Jaminan Sosial Nasiaonal (DJSN), Wakil Ketua LKS Tripartit Nasional, dan anggota Dewan Produkvitas Nasional.

Meski menduduki berbagai posisi dan mangabdi di beberapa lembaga perguruan tinggi, ia tetap hidup dengan sederhana, sikapnya sangat inklusif --- berinteraksi dan menjalin komunikasi dengan berbagai pihak. dan melaksanakan amaliyah keagamaan layaknya Ahlusunnah wal Jamaah. 

Semoga dengan terbitnya buku 'Kartini Modern' ini, sosok Haiyani Rumondang terus diberi kekuatan lahir-batin dalam menjalankan tugasnya ke depan. bisa menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya, khsusunya kaum perempuan. Selamat Hari Kartini dan membaca buku Haiyani Rumondang, Cinta dan Pengabdian.(*)

* Penulis, Noer Yadi Izzul Haq, penulis buku "Haiyani Rumondang, Cinta dan Pengabdian".

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

Jurnalis :
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Sholihin Nur

Komentar

Loading...
Registration