Politik

Transparan, KPU RI Dituntut Lebih Profesional

Transparan, KPU RI Dituntut Lebih Profesional Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini. (FOTO: dok. TIMES Indonesia)
Sabtu, 20 April 2019 - 20:05

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum RI (KPU RI) bersifat transparan dalam menyajikan data-data yang diperoleh dari tempat pemungutan suara (TPS). Namun, lembaga tersebut dituntut untuk lebih profesional dan akuntabel lagi.

"Kalau KPU transparan maka koreksi atau kritikan bukan berarti hilang. Sangat mungkin menjadi lebih kuat karena mereka (masyarakat) jadi tahu ternyata itu yang dikerjakan oleh KPU," ujar Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini di Jakarta, Sabtu (20/4/2019).

Titi menyebut, konsekuensi logis dari keterbukaan adalah masyarakat akan lebih leluasa berpartipisasi. Sebab, bila KPU RI bekerja transparan, maka publik bisa ambil bagian mengontrol dan mengawasi kerja KPU.

"Akhirnya mereka ikut ambil bagian, ikut berpartisipasi dan akhirnya ada dorongan untuk mendapatkan profesionalisme dan kerja yang lebih baik," jelas Titi.

Dengan adanya sistem yang transparan dari KPU RI, Titi berharap masyarakat bisa memanfaatkan untuk mengoreksi hal-hal yang tidak tepat, serta tidak tergesa-gesa mengambil suatu kesimpulan. (*)

Jurnalis : Rahmi Yati Abrar
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Jakarta

Komentar

Loading...
Registration