Senin, 23 September 2019
Pendidikan

LPKIP Menilai Komitmen Bondowoso Jadi Layak Inklusi Sudah Bagus

LPKIP Menilai Komitmen Bondowoso Jadi Layak Inklusi Sudah Bagus Kegiatan FGD Pokja Inklusif di Aula Bappeda Bondowoso, Kamis (18/4/2019). (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
Jum'at, 19 April 2019 - 22:00

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Mitra Unicef, dalam hal ini Lembaga Pelatihan dan Konsultasi Inovasi Pendidikan (LPKIP) menilai, bahwa komitmen Kabupaten Bondowoso, dalam mewujudkan diri sebagai kabupaten layak Inklusi sudah bagus.

Lutfi Firdaus, Direktur LPKIP Lembaga mitra Unicef yang menangani pendidikan inklusi, mengatakan bahwa sebenarnya komitmen Bondowoso sudah cukup bagus.

Hanya saja, kata dia, perlu diinformasikan kepada khalayak umum. Baik melalui baliho, kampanye maupun pemasangan slogan-slogan di beberapa titik yang dinilai accesable.

“Seperti toilet di alun-alun, tidak harus bikin toilet baru, tapi ditulislah ini untuk ABK (Anak Berkebutuhan Khusus), mendahulukan ABK,” ujarnya pada awak media, usai kegiatan FGD Pokja Inklusi di Aula Bappeda Bondowoso, Kamis (18/4/2019).

Menurutnya, informasi tentang ABK yang menjadi ranah domestik ini harus jadi ranah publik. Tujuannya, agar menjadi penting untuk menciptakan awareness di masyarakat.

Sehingga, lanjut dia, timbul pemahaman bahwa semua orang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pelayanan publik, serta mereka yang berkebutuhan khusus harus didahulukan.

“PR utama, selain dengan pemerintah adalah penyadaran masyarakat,” ungkap Firdaus.

Rencananya, pertengahan tahun 2019 ini pemerintah daerah Bondowoso dan Unicef akan menggelar festival Inklusi. (*)

Jurnalis : Moh Bahri
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan
Sumber : TIMES Bondowoso

Komentar

Registration