Selasa, 19 November 2019
Peristiwa - Daerah

Peduli Pemilu, Bonek "Kampung Cincau" Surabaya Bikin TPS Bernuansa Persebaya

Peduli Pemilu, Bonek Pintu masuk TPS 12
Rabu, 17 April 2019 - 16:26

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Kali pertama komunitas Bonek dari "Kampung Cincau" Kebon sari Surabaya menyulap TPS (tempat pemungutan suara) Pemilu 2019 bernuansa tim kesayangannya, Tim Persebaya.

Ada dua TPS di kampung yang terkenal dengan budidaya tumbuhan produktif ini yang menghiasai diri dengan atribut Bonek dan Persebaya. Yaitu TPS 11 dan TPS 12.

Ide itu, menurut Ketua RT 07 RW 01 Kebonsari Surabaya Ibnu Musa, berawal dari animo warganya yang mayoritas pendukung Persebaya. "Lebih dari 200 KK warga kami adalah Bonek. Mulai dari anak anak sampai bapaknya," aku bapak dua anak ini.

Itu sebabnya, Musa menyebut TPS 11 nuasanya beda dengan TPS 12. TPS 11 nuasanya Bonek Lansia, sedangkan yang di sini Bonek berdarah muda. Jadi aromanya beda.

"Yang penting warga senang dan suasana pemilu di sini penuh kedamaian dan berjalan lancar, walau kita beda pilihan," ujar Musa.

Dari kedua TPS itu, yang terasa Bonekmania banget memang di TPS 12. Mulai pintu masuk sudah terpampang logo wong mangap.

Meja depan panitia terpampang syal bertulis: Persebaya Surabaya from heros city. Begitu pula di dinding belakang petugas terpampang syal Persebaya dan jersey tim kesayangannya.

Di bilik pencoblosan terpampang spanduk ukuran besar. Dan syal bertulis: Persebaya Champion dipasang di bawah kotak suara.

Untuk mewarnai kedua TPS tersebut, menurut Musa, warganya patungan. Terutama untuk membeli seragam buat panitia pencoblosan.

"Ini semua kami demi Bonek agar citranya tak seburuk asumsi orang. Bonek sudah melakukan perbaikan demi perbaikan," akunya.

Menurut Musa, saat Persebaya laga ke Malang di leg kedua final Piala Presiden, Bonek "Kampung Cincau" itu sudah siap berangkat. Namun lantaran ada himbauan dari walikota, maka mereka membatalkan berangkat.

"Padahal niat kami mau silaturahim, sekaligus membawa misi perdamaian," jelas Musa. (*)

Jurnalis : Abdul Muis
Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani
Sumber : TIMES Surabaya

Komentar

Registration