Minggu, 21 April 2019
Peristiwa - Daerah Pemilu 2019

Genjot Antusiasme, ada Lomba TPS Unik di Pesisir Kabupaten Probolinggo

Genjot Antusiasme, ada Lomba TPS Unik di Pesisir Kabupaten Probolinggo Petugas TPS di perkampungan nelayan mengenakan pakaian unik ala anak SD, Sakera dan Marlena. (FOTO: Dicko W/TIMES Indonesia)
Rabu, 17 April 2019 - 14:28

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Warga pesisir di Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, yang didominasi nelayan dan petani, memiki cara berbeda membuat TPS. TPS unik yang dilombakan ini dibuat untuk memikat warga agar tetap memberikan suara di Pemilu 2019 ini.

Salah satunya di TPS 3, mereka mengenakan seragam anak Sekolah Dasar, merah putih, lengkat dengan topi dan dasi. Ada pula berpakaian ala Sakera dan Madura, serta pakaian ala pejuang, Rabu (17/4/2019).

Petugas-TPS-anak-SD2.jpg

Di permukiman nelayan ini, baru pertama kali digelar TPS unik dan diperlombakan. Dengan inisiatif ini, warga setempat tampak berbondong-bondong ke TPS mencoblos Pilpres dan Pileg 2019.

Taufiqurrohim, Ketua PPS (Panitia Pemungutan Suara) yang juga sebagai Ketua penyelenggara mengatakan, adanya lomba TPS unik sengaja dilakukan guna meningatkan tingkat kesadaran warga setempat pada Pemilu 2019 ini, yang sebelumnya sangat rendah untuk menggunakan hak suaranya.

“Pada Pemilu sebelumnya, sebagian warga harus sibuk dengan pekerjaannya sebagai nelayan da bertani. Pemilu tahun ini Alahamdulillah, 95 persen warga datang ke TPS, dengan cara unik yang kami lakukan ini,” kata pria yang akrab disapa Taufiq ini.

Para peserta lombapun turut senang dan bangga dengan situasi ini, karena dinilai tahun ini adalah Pemilu yang cukup meriah di Desanya. Mereka bangga karena warga banyak yang datang ke TPS.

Seperti yang disampaikan Ulfa Maimuna, Ketua KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemugutan Suara) pada TPS 6, ia dan petugas lainnya di TPS sangat antusias, karena kondisi yang berbeda saat ini.

“Senang dan gembira, karena suasananya begitu meriah. Semua TPS di sini kompak membuat ragam TPS unik. Sungguh senang rasanya. Karena dengan ini, membuat masyarakat ingin datang ke TPS melihat keunikan-keunikan ini,” tutur Ulfa.

Desa Randutatah yang masuk Dapil III Probolinggo ini meliputi wilayah Paiton, Kotaanyar dan Pakuniran dengan jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) Pemilu 2019 sekitar 1335 orang. Dengan jumlah tersebut, panitia membuat TPS unik di perkampungan pesisir yang didominasi nelayan dan petani. Juara 1 TPS unik akan mendapatkan hadiah sebanyak Rp 1juta, juara kedua Rp 750 dan juara ketiga Rp 500 ribu. (*)

Jurnalis : Dicko W
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Probolinggo

Komentar

Loading...
Registration