Peristiwa - Daerah Pemilu 2019

Gunakan Masker, Eks Wagub Sudikerta Mencoblos di Rutan Polda Bali

Gunakan Masker, Eks Wagub Sudikerta Mencoblos di Rutan Polda Bali Mantan Wakil Gubernur I Ketut Sudikerta melakukan pencoblosan di Rumah Tahanan Polda Bali, Rabu (17/4/2019).(FOTO: Khadafi/TIMES Indonesia).
Rabu, 17 April 2019 - 15:24

TIMESINDONESIA, BALI – Mantan Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019 dengan mencoblos di Rumah Tahanan Polda Bali, Rabu (17/4/2019).

Mencoblos dalam antrean nomor 2, Sudikerta nampak keluar mengenakan baju tahanan orange bernomor 038. Saat dipanggil petugas untuk mencoblos, ia menggunakan masker saat masuk ke bilik pencoblosan. 

Usai melakukan pencoblosan, para awak media meminta komentar Sudikerta. Namun, ia nampak bergeming dan enggan berkomentar. Setelah mencelupkan tangannya ke tinta hitam, Sudikerta masuk kembali ke dalam rumah tahanan.

Wayan Arsa Jaya selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar menjelaskan jika hari ini pihaknya melakukan proses pelayanan untuk tahanan yang ada di Polda Bali. Dari data 43 tahanan, ternyata hanya 16 orang yang bisa dilayani menggunakan form A5.

"Salah satu pemilh atas nama I Ketut Sudikerta juga menggunakan hak pilih di Rutan Polda Bali ini, yang bersangkutan terdaftar di DPT Kabupaten Badung. Jadi pada saat proses pemilihan ini hanya mendapatkan 3 suara saja. Untuk pemilihan Presiden, pemilihan DPR RI dan pemilihan DPD," tambah Arsa Jaya.

Arsa juga menjelaskan di luar 16 tahanan itu, tidak bisa diproses karena ada yang masuk sebagai tahanan setelah periode berakhirnya untuk pengurusan A5, juga ada data yang tidak lengkap dan tidak bisa ditelusuri.

Sudikerta sendiri ditangkap Polda Bali di Gate 3 Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung pada Kamis (4/4/2019). Penangkapan Sudikerta dilakukan setelah ia ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan tanah Rp149 miliar akhir tahun lalu. (*)

Jurnalis : Muhammad Khadafi
Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok
Sumber : TIMES Bali

Komentar

Loading...
Registration