Peristiwa - Daerah

Distribusi Logistik Pemilu 2019 di Empat Pulau di Kota Bontang Berjalan Lancar

Distribusi Logistik Pemilu 2019 di Empat Pulau di Kota Bontang Berjalan Lancar Komisioner KPU, Saparuddin dan Komisioner Bawaslu, Agus susanto bersama aparat TNI, Kepolisian serta Linmas Bontang mengawal Logistik ke pulau selangan dan Tihi tihi (Foto: Kusnadi/TIMES Indonesia)
Selasa, 16 April 2019 - 23:28

TIMESINDONESIA, BONTANG – Proses distribusi logistik Pemilu 2019 di Kota Bontang berlangsung sejak pukul 10.30 WITA tadi Selasa (16/4/2019). Sebanyak 8 unit dump truck dan 4 speed boat dikerahkan untuk memobilisasi bahan surat suara, bilik suara dan perangkat logistik lainnya.

Dalam pantauan Bontang Times dalam pendistribusian logistik khusus di daerah pesisir tadi sore nampak tidak ada kendala.  Semua barang logistik berupa kotak suara, bilik suara, surat suara, dan tinta tiba di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) yang sudah disediakan empat kampung yang berada di pulau Kecamatan Bontang Selatan itu.

KPU-Bontang.jpg

Empat kampung di wilayah pesisir itu yakni Kampung Selangan dan Tihi-Tihi, di Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan. Kemudian, Pulau Gusung dan Kampung Malahing, Kecamatan Bontang Utara.

Komisioner KPU (Komisi Pemilihan Umum) Bontang, Saparuddin menyampaikan perlunya melakukan penjagaan di semua TPS termasuk di pesisir, mengingat wilayah pesisir termasuk TPS yang dianggap rawan akan politik uang.Upaya tersebut dilakukan dengan memberikan perhatian kepada daerah ini dengan mengajak keterlibatan Wali Kota Bontang dan Forkompimda ke daerah pesisir.

KPU-Bontang-a.jpg

“Setiap pemilu kami selalu melakukan pengawasan ketat. Semoga hari ini lancar dan dapat didistribusikan semua kotak suara,” kata Seni sapaan akrab komisioner KPU Bontang ini.

KPU-Bontang-b.jpg

Dalam menjaga keamanan distribusi logistik hingga pengamanan proses pemungutan suara Pemilu 2019 di seluruh TPS di Kota Bontang, KPU Bontang melibatkan personel kepolisian, Kodim dan unsur linmas yang ada di Kota Bontang. Diketahui sebanyak 444 personel polisi pengawas, BKO Polda sebanyak 51 orang. BKO Kodim 90 orang, Rudal 150 orang dan Rider 611 sebanyak 30 orang diturunkan untuk mengamankan proses demokrasi yang terbesar sepanjang sejarah bangsa ini. (*)

Jurnalis : Kusnadi
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur
Sumber : Bontang TIMES

Komentar

Loading...
Registration